Kecerdasan Spiritual: Pengertian, Ciri-Ciri dan Manfaat

Daftar Isi
Kecerdasan spiritual adalah individu yang dalam aktivitas kehidupan senantiasa berperilaku jujur, aktif, mempunyai semangat yang tinggi, spontan, tidak terlalu berprasangka, mau menerima berbagai hal yang baru, senang dalam belajar, tidak sulit untuk memaafkan, tidak mudah sakit hati maupun mendendam, tidak takut mencoba berbagai hal baru, dan tidak mudah patah semangat bila menghadapi ketidaksuksesan dalam aktivitas hidup berkeluarga dan bermasyarakat.
 
Pengertian Kecerdasan Spiritual, Ciri-Ciri Kecerdasan Spiritual, Manfaat Kecerdasan Spiritual
 
Kecerdasan spiritual menyangkut kapabilitas membangkitkan kebenaran yang begitu dalam. ini mengimplikasikan bahwa mendatangkan perihal yang paling baik, menyeluruh dan begitu manusiawi dalam nurani. Pemikiran, energi, norma, visi, upaya dorongan, dan tujuan panggilan hidup, bergerak dari dalam, dari suatu kondisi yang tumbuh beriringan dengan cinta. Perihal ini memiliki makna bahwa kecerdasan spiritual membuat insan manusia tumbuh dan hidup dengan sesama melalui kasih sayang, tulus hati yang semua itu berujung pada Sang Pencipta.
 

A.    Pengertian Kecerdasan Spiritual

Berikut ini beberapa pengertian kecerdasan spiritual menurut para ahli antara lain.
  • Menurut Danah Zohar dan Lan Marshall, kecerdasan spiritual adalah kecerdasan untuk menghadapi  dan mengatasi masalah substansi dan nilai yakni kecerdasan untuk menempatkan tingkah laku dan hidup individu pada lingkup konteks substansi yang lebih ekstensif dan kaya, kecerdasan untuk melakukan penilaian bahwa perbuatan atau jalan hidup individu lebih bernilai daripada yang lain.
  • Menurut Ary Ginanjar Agustian, Kecerdasan spiritual adalah potensi untuk memberikan nilai atas setiap perbuatan dan aktivitas, dengan melakukan berbagai langkah dan pandangan yang memiliki karakteristik fitrah menuju manusia sepenuhnya, berpola pikir yang bersifat integral serta berpendirian hanya kepada Allah SWT.
  • Menurut Toto Asmara, kecerdasan spiritual adalah kapabilitas individu untuk mendengarkan suara hatinya atau kata hati yang mengarah pada kebenaran tentunya meng-ilahi dalam upaya dirinya menentukan keputusan maupun melakukan berbagai pilihan, berempati dan menyesuaikan diri.
 

B.    Ciri-Ciri Kecerdasan Spiritual

Berikut ini beberapa ciri-ciri seseorang memiliki kecerdasan spiritual antara lain.
  • Mempunyai potensi yang karakteristiknya fleksibel.
  • Tingkat kesadarannya yang relatif tinggi.
  • Terdapat kesanggupan dalam menghadapi dan mendayagunakan beban berupa penderitaan.
  • Terdapat kesanggupan dalam menghadapi dan mengatasi rasa sakit yang didapat. 
  • Taraf hidup yang terinspirasi dari norma dan visi.
  • Ketidakacuhan untuk melahirkan berbagai perihal yang mendatangkan kerugian yang tidak mesti terjadi.
  • Tendensi dalam melihat hubungan yang ada dari berbagai hal.
  • Tendensi bersifat aktual dalam bertanya mengapa maupun dengan cara apa untuk bisa mencari jawaban yang fundamental.

C.    Manfaat Kecerdasan Spiritual

Berikut ini beberapa manfaat kecerdasan spiritual antara lain.
  • Kecerdasan spiritual telah “membangkitkan” untuk menjadi insan manusia seperti dewasa ini dan memberi kekuatan untuk “bangkit lagi” tentunya untuk berkembang, tumbuh, dan mengalami perubahan serta melaksanakan lebih jauh perkembangan potensi manusiawi.
  • Untuk menjadi kreatif, fleksibel, memiliki pengetahuan yang memadai, dan spontan dengan cara yang kreatif.
  • Untuk menghadapi persoalan eksistensial, yakni ketika mengalami hal yang terpuruk, terbelenggu oleh rutinitas, kebimbangan, dan persoalan masa lalu yang disebabkan oleh penyakit dan kemurungan. Kecerdasan spiritual membuat tidak lepas dari ingatan bahwa mempunyai persoalan paling tidak dapat berdamai dengan persoalan tersebut. Kecerdasan spiritual memberi segenap rasa yang “dalam” tentunya berhubungan dengan perjuangan hidup.
  • Pegangan ketika berada pada persoalan yang krusial. Berbagai persoalan eksistensial yang begitu krusial dalam suatu kehidupan berada di luar yang diinginkan dan dikenal, di luar regulasi-regulasi yang sudah ditentukan, melebihi masa yang telah berlalu, dan melebihi sesuatu yang dialami maupun dihadapi. Kecerdasan spiritual merupakan hati nurani pada masing-masing individu.
  • Demi menjadi lebih pintar secara kebatinan dalam beragama. Kecerdasan spiritual membawa ke pusat segala-galanya, ke integritas di balik perbedaan, ke kemampuan di balik ungkapan yang bersifat nyata. Kecerdasan spiritual dapat mengaitkan dengan substansi dah roh yang melekat di balik semua agama besar. Seorang individu yang mempunyai kecerdasan spiritual tinggi barangkali mempraktikkan agama tertentu, akan tetapi tidak secara sempit, tersendiri, ekstrem, maupun dugaan.
  • Dalam rangka mengintegrasikan berbagai hal yang berkarakteristik intrapersonal dan interpersonal, serta menjadi perantara kesenjangan antara diri sendiri dan individu lain.
  • Dalam rangka mencapai kemajuan diri yang lebih menyeluruh lantaran masing-masing individu mempunyai kemampuan untuk itu. Masing-masing melakukan pembentukan kepribadian melalui kombinasi pengalaman dan visi, tensi antara apa yang sesungguhnya dikerjakan dan berbagai hal yang lebih besar serta lebih baik yang mungkin dikerjakan. Dalam level diri pribadi yang bersifat murni yakni egois, penuh ambisi terhadap materi, serba dirinya sendiri, dan lain sebagainya. Namun, masing-masing individu mempunyai berbagai representasi transpersonal mengenai kebaikan, keindahan, kesempurnaan, kemurahan hati, dedikasi, dan lain-lain. kecerdasan spiritual kontributif dalam tumbuh melampaui ego atau diri pribadi dan mencapai tingkatan yang lebih dalam tentunya terselubung di dalam diri. Ia menunjang seorang individu dalam menjalani kehidupan pada level makna yang lebih lanjut.
  • Dalam rangka menghadapi persoalan baik dan buruk, hidup dan mati, dan asal usul sejati dari suatu beban penderitaan dan kekecewaan seorang individu. Seorang individu terlampau sering menjadikan logis secara begitu saja mengenai persoalan semacam ini atau terbawa secara penuh emosi atau hancur karenanya. Supaya mempunyai spiritual secara lengkap, adakala mesti memikirkan keadaan neraka, mendapatkan pemahaman mengenai kemungkinan mengalami keadaan patah semangat, menderita, sakit, kehilangan, dan senantiasa tabah serta sabar dalam menghadapinya.

Demikian penjelasan kecerdasan spiritual: pengertian, ciri-ciri dan manfaat. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.

 
Referensi:
 
H.S, Abd. Wahab., Umiarso. 2012. Kepemimpinan Pendidikan dan Kecerdasan Spiritual. Ar-Ruzz Media. Sleman.