Neraca Lajur: Pengertian, Manfaat dan Fungsi
Daftar Isi
Neraca lajur adalah kertas yang memiliki kolom dan berisi akun-akun yang dibutuhkan untuk melakukan penyusunan laporan keuangan dengan mekanisme terstruktur. Dengan demikian, bahwa neraca lajur ialah kertas kerja (work sheet) dari individu selaku akuntan dalam rangka melakukan penyiapan laporan keuangan. Atas dasar itulah, neraca lajur menunjang pengelola buku pada periode final akuntansi untuk melangsungkan penyusunan laporan keuangan.
Secara umum neraca lajur dapat disusun dalam beberapa kolom, ada yang 10 kolom dan ada pula 12 kolom. Proses mengerjakan neraca lajur ini diawali dengan neraca percobaan, lalu dilangsungkan penyesuaian kemudian melakukan penyiapan laporan keuangan.
A. Pengertian Neraca Lajur
Berikut ini beberapa pengertian neraca lajur menurut para ahli antara lain.- Menurut Bahri, neraca lajur adalah suatu daftar tempat melakukan pencatatan, penyesuaian dan penggolongan saldo dari berbagai rekening buku besar. Neraca lajur dibuat dan disusun dari berbagai rekening buku besar yang sebelumnya sudah disusun dalam neraca saldo serta jurnal penyesuaian.
- Menurut Hery, neraca lajur adalah suatu kertas kerja (work sheet) yang didalamnya terdapat neraca lajur untuk menghimpun dan meringkas data yang mereka perlukan dengan tujuan melakukan penyiapan laporan keuangan.
- Menurut Munawir, neraca lajur adalah kertas kerja (work sheet) yang mencakup halaman kertas berkolom-kolom dan memuat segenap hal-hal yang berkaitan dengan akun, entah itu akun riil ataupun akun nominal tentunya menjadi dasar dalam pembuatan laporan keuangan.
- Menurut Suradi, neraca lajur adalah sebuah kertas kerja yang mampu diaplikasikan untuk meringkas jurnal penyesuaian dan saldo akun untuk menjadi pedoman dalam proses membuat laporan keuangan.
B. Manfaat Neraca Lajur
Berikut ini beberapa manfaat neraca lajur antara lain.- Sebagai alat penunjang untuk memudahkan dalam menyusun laporan keuangan.
- Untuk mendapatkan pemahaman mengenai arus data informasi mulai dari neraca saldo sampai dengan laporan keuangan dan mencakup jurnal penyesuaian yang ada didalamnya.
- Untuk mempelajari perkiraan atau kemungkinan yang akan muncul pada lingkup kegiatan operasional perusahaan. Kondisi ini akan menunjang dan membantu pihak manajemen dalam mengontrol masing-masing dana yang dikeluarkan oleh perusahaan.
- Untuk mengklasifikasikan dan meringkas keterangan berupa informasi dari neraca saldo yang telah disesuaikan. Kondisi ini bagian dari persiapan sebelum melakukan penyusunan laporan keuangan yang formal dan berlaku.
- Untuk memberikan kemudahan dalam mencari kesalahan yang barangkali secara tidak sengaja dikerjakan dalam menyusun jurnal penyesuaian.
C. Fungsi Neraca Lajur
1. Diaplikasikan untuk Mengikhtisarkan Data
Pada lingkup sebuah perusahaan khususnya dalam skala besar, jelas terdapat banyak transaksi yang muncul setiap hari apalagi saat melakukan rekapitulasi dalam kurun waktu satu bulan. Dengan mengaplikasikan neraca lajur diharapkan untuk mampu melakukan penggolongan sejumlah transaksi yang selanjutnya diikhtisarkan atau diringkas dalam masing-masing transaksi yang dilangsungkan. Masing-masing transaksi yang terjadi akan dikelompokkan dalam sebuah lajur yang berlainan dan tentunya lebih tertata bila dilihat.2. Mengevaluasi Transaksi yang Terjadi
Setelah menyusun sebuah neraca lajur secara rapi dan tertata, tentunya akan lebih mudah bagi perusahaan dalam melangsungkan pembukuan dan mengevaluasi pendataan yang dikerjakan sebelumnya. Saat melakukan pendataan, terkadang seorang akuntan membuat suatu kekeliruan entah itu dalam proses menjumlah ataupun dalam kolom saldo. Dengan memanfaatkan neraca lajur akan berpotensi untuk memperkecil kekeliruan tersebut.3. Media dalam Melakukan Penyusunan Laporan
Dengan keberadaan neraca lajur ini diharapkan memberi kemudahan dalam proses membuat laporan keuangan. Kondisi ini disebabkan jumlah transaksi yang muncul selanjutnya dilakukan rekapitulasi dan diperlihatkan dalam sebuah rangkaian alur secara singkat walaupun pada mulanya data yang tersedia begitu rinci.Dengan adanya kondisi tersebut membuat jumlah saldo yang tertera lebih mudah terlihat dan dapat dikerjakan untuk melakukan penyesuaian terhadap transaksi berikutnya ataupun untuk dibuat menjadi neraca saldo.
4. Tahap Kegiatan Perusahaan yang Andal
Dalam suatu perusahaan yang dapat melangsungkan pengelolaan laporan keuangan secara baik, pastinya perusahaan tersebut melakukan penyusunan sebuah neraca lajur. Dengan adanya neraca ini akan menyajikan sebuah data yang sistematis.Selain itu, melalui neraca lajur menjadikan sebuah rangkaian alur pada lingkup laporan keuangan akan lebih mudah. Perusahaan yang mengimplementasikan tahap kegiatan yang semestinya akan kelihatan profesional dan mampu membuatnya jadi satu diantara ketentuan baru dengan meninjau masuk keluarnya uang melalui neraca yang bersangkutan.
5. Mengetahui Kegiatan Perusahaan yang Bersifat Harian
Dalam rangka mengetahui bagaimana alur transaksi harian sebuah perusahaan, hendaknya untuk membuat neraca lajur. Harapannya untuk tidak menyulitkan dalam melakukan penilaian di masing-masing transaksi yang muncul dan memudahkan setiap tindakan mengambil keputusan yang ada.Demikian penjelasan neraca lajur: pengertian, manfaat dan fungsi. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.
Referensi:
Sochib. 2018. Buku Ajar Pengantar Akuntansi. Penerbit Deepublish. Sleman.
