Pemasaran Jasa: Pengertian, Tujuan, Karakteristik, dan Jenis-Jenis
Daftar Isi
Pemasaran jasa adalah suatu aktivitas yang dilangsungkan oleh pihak pembuat produk jasa selaku penjual atau penyalur kepada pelanggan dalam rangka melakukan penawaran suatu produk yang tidak mampu dilihat, dirasakan, didengar maupun diraba oleh pihak konsumen itu sendiri akan tetapi bisa diperoleh serta dirasakan kegunaannya.
Prinsip pemasaran jasa secara lugas sebagai upaya dalam rangka mempertemukan produk berupa jasa yang dihasilkan oleh suatu lembaga yakni perusahaan dengan kandidat konsumen yang akan memanfaatkan jasa itu sendiri. Atas dasar itulah, produk berupa jasa yang dihasilkan dari suatu perusahaan semestinya mampu memenuhi kebutuhan dan kehendak konsumen.
A. Pengertian Pemasaran Jasa
Berikut ini beberapa pengertian pemasaran jasa menurut para ahli antara lain.- Menurut William J. Stanton, pemasaran jasa adalah sesuatu yang mampu dikenali dengan mekanisme terpisah tidak memiliki bentuk, direkomendasikan dalam rangka memenuhi kebutuhan. Jasa dapat diperoleh dengan mengaplikasikan beberapa benda berwujud maupun tidak berwujud.
- Menurut Jo Bitner, pemasaran jasa adalah suatu aktivitas ekonomi yang keluarannya, bukan produk dikonsumsi bersamaan dengan periode pembuatan produk dan memberikan add value (nilai tambah) layaknya hiburan, kenikmatan maupun santai yang memiliki karakteristik tak berwujud.
- Menurut Miller dan Layton, pemasaran jasa adalah suatu mekanisme total kegiatan usaha yang dikonsep dalam rangka merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan menyalurkan produk jasa serta ide pikiran yang bisa memberikan kepuasan memenuhi pasar target untuk mencapai tujuan organisasional.
- Menurut Lupiyoadi, pemasaran jasa adalah masing-masing tindakan yang direkomendasikan oleh satu diantara pihak kepada pihak lain tentunya secara konsep intangible dan tidak mengakibatkan mekanisme pemindahan kepemilikan apapun.
- Menurut Umar, pemasaran jasa adalah pemasaran yang memiliki karakteristik tidak berwujud dan immateriil serta dilangsungkan ketika konsumen bertemu dengan produsen.
B. Tujuan Pemasaran Jasa
Berikut ini beberapa tujuan adanya pemasaran jasa antara lain.
1. Layanan Komersial
Dalam pemasaran jasa tentunya berkaitan dengan layanan komersial, jasa yang ada memiliki tujuan untuk memperoleh profit. Adapun jasa juga bisa mendatangkan benefit pada pelanggan. Sebagai contohnya, jasa desain grafis maupun freelance sebagai penulis lepas.
2. Layanan Nirlaba
Dalam pemasaran jasa tentunya berhubungan dengan layanan nirlaba (non-profit), tujuan prioritasnya bukan demi mendapatkan profit, akan tetapi berkaitan dengan relevansi sosial. Misalnya, terdapat museum yang memiliki tujuan memberikan pendidikan untuk para konsumen.
C. Karakteristik Pemasaran Jasa
Berikut ini sejumlah karakteristik pemasaran jasa antara lain.
1. Tidak Memiliki Wujud
Jasa bersifat tidak berwujud lantaran tidak subjektif dipandang, dirasa, didengar, disentuh maupun dicium ketika belum terjadi proses pembelian. Berbeda dengan produk berupa barang fisik, jasa tidak bisa dipandang, dirasakan, disentuh, didengar maupun dicium sebelum jasa tersebut dibeli.
2. Tidak Bisa Terpisahkan
Suatu format jasa tidak bisa terpisah dari asalnya, apakah asalnya itu dari individu atau mesin, apakah asalnya muncul atau tidak, produk berupa barang fisik yang memiliki wujud tetap eksis. Adapun barang fisik diproduksi, dimasukkan dalam stok persediaan, disalurkan melalui berbagai perantaraan lalu dikonsumsi, berbeda dengan hal itu, jasa lazimnya dihasilkan kemudian dikonsumsi sekaligus.
3. Berubah-ubah
Jasa pada hakikatnya begitu mudah mengalami perubahan lantaran jasa ini begitu tergantung pada siapa yang melakukan penyajian, kapan dan dimana dilakukan penyajiannya.
4. Mudah Hilang
Resistensi suatu jasa tidak akan membuatnya jadi persoalan bila permintaan senantiasa ada. Jika permintaan mengalami penurunan, tentunya persoalan yang kompleks akan segera datang. Jasa tidak mampu disimpan, jadi bisa lenyap selanjutnya menjadi persoalan saat permintaan mengalami naik turun. Sejumlah pendekatan bisa mendatangkan harmoni yang lebih baik antara permintaan maupun penawaran pada lingkup bidang usaha jasa.
D. Jenis-Jenis Pemasaran Jasa
Berikut ini beberapa jenis pemasaran jasa antara lain.
1. B2C (Business to Consumer)
Bisnis ke konsumen (B2C) adalah konsumen utama yang diberikan oleh lembaga bisnis layaknya perusahaan kepada konsumen akhir. Hal ini dapat mencakup telekomunikasi, perhotelan, layanan finansial, perbaikan yang disediakan oleh agen. Fokus penting dalam perusahaan ialah penjualan jasa. Sebagai contohnya, Samsung melakukan penyediaan layanan telekomunikasi kepada pelanggan dan menjualnya sebagai penawaran pokoknya.
2. B2B (Business to Business)
Umumnya perusahaan memberikan akomodasi servis kepada perusahaan dan organisasi. Hal ini dapat mencakup jaringan, keuangan, perjalanan, layanan teknologi, dan lain sebagainya. Alasannya ialah untuk memperlihatkan nilai bisnis kepada organisasi melalui pengaplikasian layanan Business to Business (B2B).
Sebagai contohnya, banyak perusahaan jasa teknologi memperlihatkan rujukan dan analisis kasus mereka yang memungkinkan mereka mendapatkan nilai untuk organisasi sejenis sebagai konsumen target. Nilainya dapat berupa ekonomisasi biaya, peningkatan dalam perolehan hasil berupa pendapatan.
Sebagai contohnya, banyak perusahaan jasa teknologi memperlihatkan rujukan dan analisis kasus mereka yang memungkinkan mereka mendapatkan nilai untuk organisasi sejenis sebagai konsumen target. Nilainya dapat berupa ekonomisasi biaya, peningkatan dalam perolehan hasil berupa pendapatan.
3. Jasa Setelah Pembelian
Jenis ini bila pemasaran jasa menitikberatkan pada layanan ekstra dan pelengkap yang direkomendasikan oleh perusahaan selain produk pokok. Hal itu dapat mencakup layanan garansi, suport konsumen, solusi permintaan jasa, pihak yang memberikan bantuan (helpdesk), perbaikan, dan lain sebagainya. Jasa ini mampu menjadi aspek pembeda bagi konsumen saat mereka membeli penawaran pokoknya. Sebagai contohnya, saat seorang individu melakukan pembelian telepon namun memperoleh jasa dan suport garansi secara cuma-cuma selama 2 tahun. Perihal tersebut dapat menjadi pembeda dan termasuk faktor dari pemasaran jasa yang dipraktikkan oleh produsen telepon.
Demikian penjelasan pemasaran jasa: pengertian, tujuan, karakteristik, dan jenis-jenis. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.
Referensi:
Firmansyah, Anang., Fatihudin, Didin. 2019. Pemasaran Jasa (Strategi, Mengukur Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan). Deepublish Publisher. Sleman.
Demikian penjelasan pemasaran jasa: pengertian, tujuan, karakteristik, dan jenis-jenis. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.
Referensi:
Firmansyah, Anang., Fatihudin, Didin. 2019. Pemasaran Jasa (Strategi, Mengukur Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan). Deepublish Publisher. Sleman.
