Investasi Jangka Panjang: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-Jenis

Daftar Isi
Investasi Jangka Panjang adalah unsur penting pada lingkup suatu perusahaan lantaran ciri khusus yang dipunyainya. Di samping memberikan pengaruh pada finansial perusahaan dalam kurun waktu yang lama, investasi ini juga mampu memberikan pengaruh pada korelasi satu perusahaan dengan perusahaan lain.
 
Pengertian Investasi Jangka Panjang, Tujuan Investasi Jangka Panjang, Jenis-Jenis Investasi Jangka Panjang
 
Begitu pentingnya eksistensi investasi jangka panjang, umumnya perusahaan akan bertindak hati-hati dan saksama dalam melangsungkan penanaman modal ini. Substansialnya akurasi perhitungan pada lingkup masing-masing transaksi yang muncul mesti bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya. Di samping perlu adanya interpretasi yang transparan dan benar dalam setiap transaksi yang muncul sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian.

A.    Pengertian Investasi Jangka Panjang

Berikut ini beberapa pengertian investasi jangka panjang menurut para ahli antara lain.
  • Menurut Investopedia, investasi jangka panjang adalah investasi aset dalam kurun waktu lebih dari satu dengan maksud untuk mendominasi perusahaan lain. implikasinya, investasi jangka panjang benar-benar membutuhkan durasi waktu yang relatif lama, ada yang sampai satu tahun ataupun lebih dalam rangka meraih profit yang besar.
  • Menurut Indonesia Stock Exchange (IDX), investasi jangka panjang adalah penanaman modal yang memungkinkan kemampuan tentunya digunakan akan diproses secara berkesinambungan dan baru dapat dilakukan pencairan jika kurun waktu itu sudah jatuh tempo setidaknya minimal satu tahun.
  • Menurut Kent Thune, investasi jangka panjang adalah sebutan umum yang mendeskripsikan pendekatan membeli dan menahan penanaman modal berupa investasi untuk periode waktu lebih dari 10 tahun.
 

B.    Tujuan Investasi Jangka Panjang

Berikut ini beberapa tujuan investasi jangka panjang antara lain.
  • Dalam rangka mendapatkan penghasilan yang tetap dalam setiap jangka waktu layaknya bunga, royalti, dividen, uang sewa dan lain sebagainya.
  • Dalam rangka membuat suatu dana khusus, contohnya ialah dana untuk keperluan perluasan dan kepentingan masyarakat.
  • Dalam rangka mendominasi atau mengontrol perusahaan lain, melalui hak kepunyaan sebagian ekuitas perusahaan terkait.
  • Dalam rangka menjamin ketersediaannya bahan baku dan mendapatkan market untuk barang atau jasa yang telah diproduksi.
  • Dalam rangka meminimalkan kompetisi di antara perusahaan-perusahaan yang sama jenisnya.
  • Sebagai tindakan memperhitungkan atau untuk menjamin perusahaan bisa tetap meneruskan aktivitas operasionalnya walaupun dalam keadaan yang kompleks layaknya ketika terjadi resesi ekonomi. Nanti, ketika kondisi ekonomi tidak begitu menguntungkan, investasi ini akan cepat dilakukan pencairan. Dengan demikian, investasi dilangsungkan untuk memberikan perusahaan tersedianya pasokan sumber dana yang bisa ditarik kembali ketika diperlukan.
  • Menggunakan kelebihan dana berupa kas yang tidak dimanfaatkan dalam aktivitas operasional perusahaan sebagai hasil dari penjualan musiman.
 

C.    Jenis-Jenis Investasi Jangka Panjang

Berikut ini beberapa jenis investasi jangka panjang antara lain.

1.    Saham

Investasi jangka panjang dalam bentuk saham akan memberikan pendapatan yang jauh lebih besar bila dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya seperti obligasi, Jika suatu perusahaan memperoleh profit yang tinggi ataupun sebaliknya. Apabila perusahaan memperoleh profit selanjutnya bagian profit yang didapatkan oleh pemilik saham dikenal sebagai dividen. Jelas perihal tersebut begitu tergantung pada kondisi kemampuan perusahaan yang saham dibeli oleh pemodal. Bahkan, investasi saham malah memiliki kelebihan dalam perihal memberikan voting rights sebagai pemilik, implikasinya ialah turut melakukan penentuan kebijakan perusahaan. Semakin besar nilai saham yang dimiliki tentunya akan semakin besar peran serta yang penting tentunya dalam mekanisme pengambilan keputusan pada lingkup Rapat Umum Pemegang Saham.

2.    Obligasi

Obligasi atau bonds adalah satu diantara bentuk surat berharga atau sertifikat yang memuat perjanjian berupa kontrak antara pemberi pinjaman dari investor dan yang diberi pinjaman ke emiten. Kontrak yang termaktub dalam obligasi memuat janji yang telah ditulis dari emiten dalam rangka melakukan pembayaran sejumlah dana berupa uang tertentu kepada pemberi pinjaman untuk periode tertentu di waktu mendatang lazimnya antara 5 sampai 10 tahin dan selama waktu pinjaman berjalan emiten akan melakukan pembayaran komisi bunga dalam nilai yang telah ditentukan  pada tanggal tentunya telah ditetapkan. Mekanisme membayar bunga obligasi bisa dilangsungkan secara per semester, triwulan, maupun satu tahun sekali. Obligasi termasuk satu diantara opsi investasi jangka panjang di pasar modal yang digemari oleh mereka yang sebagai investor lantaran mempunyai sejumlah keuntungan.
 
Demikian penjelasan investasi jangka panjang: pengertian, tujuan, dan jenis-jenis . Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.

 
Referensi:
 
Setyowati, Milla Sepliana., Nurchamid, Tafsir., Kusumastuti, Retno., Ikasari, Novita. Pengantar Akuntansi 2 Edisi Pertama. Kencana. Jakarta.