Rasio Keuangan: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenis

Daftar Isi
Rasio keuangan merupakan nilai berupa angka yang didapatkan dari hasil perbandingan antara satu pos  laporan keuangan dengan akun lainnya tentunya hal ini memiliki kaitan yang penting dan relevan. Rasio bisa dilangsungkan antara satu akun dengan akun lainnya pada lingkup suatu laporan keuangan maupun antar akun yang terdapat di antara laporan keuangan. 


Rasio keuangan termasuk suatu kalkulasi rasio dengan mengaplikasikan laporan keuangan yang berperan sebagai instrumen ukur dalam melakukan penilaian kondisi finansial dan kemampuan yang dihasilkan dari perusahaan terkait dengan kinerjanya.
 

A. Pengertian Rasio Keuangan

Berikut ini beberapa pengertian rasio keuangan menurut para ahli antara lain.
  • Menurut Kasmir, rasio keuangan adalah aktivitas membandingkan nilai berupa angka-angka yang terdapat di dalam laporan keuangan dengan mekanisme membagi satu angka dengan angka lainnya.
  • Menurut Irham Fahmi, rasio keuangan adalah kegiatan yang sangat substansial dan bermanfaat untuk melakukan pemeriksaan teliti terhadap keadaan finansial perusahaan. Bagi penanam modal jangka pendek dan menengah, lazimnya lebih banyak berminat kepada kondisi finansial jangka pendek dan kinerja perusahaan dalam rangka melakukan pembayaran dividen yang selayaknya. Informasi ini bisa ditemukan dengan mekanisme yang lebih mudah yakni dengan melakukan kalkulasi berbagai rasio finansial yang sesuai dengan keinginan.
  • Menurut Stephen H. Penman, rasio keuangan adalah suatu skala yang dipakai dalam rangka melakukan evaluasi performa keuangan perusahaan dan memperkirakan keadaan keuangan perusahaan.
 

B. Fungsi Rasio Keuangan

Berikut ini beberapa fungsi rasio keuangan antara lain.

1. Mendapatkan Informasi Tentang Pengoptimalan Finansial

Pengoptimalan finansial adalah suatu pemeriksaan secara teliti mengenai rasio keuangan untuk mengetahui penggunaan keuangan yang lebih maksimal. Penggunaan keuangan yang transparan dan terbuka. Hal ini mencakup peristiwa jika muncul kecurangan dalam laporan keuangan maupun penerapan aktivitas keuangan yang tidak tepat guna.

2. Mengetahui Efisiensi dari Manajemen Operasional

Manajemen operasional mencakup pemanfaatan anggaran biaya dan efisiensi pemakaian dalam aktivitas finansial untuk operasional perusahaan. Atas dasar itulah, menitikberatkan pada rasio keuangan terkait tentunya bisa mengetahui seberapa efisien performa manajemen operasional dalam pemanfaatan anggaran biaya untuk aktivitas operasional.

3. Mendapatkan informasi dalam Penggunaan Aset

Aset termasuk perihal yang penting untuk dilakukan penilaian tentang pemanfaatannya. Nilai aset yang dimiliki oleh perusahaan, bisa dijadikan bahan konsiderasi pada manajemen perusahaan dalam rangka memutuskan kebijakan supaya dari rasio yang ada bisa didapatkan informasi mengenai pengoptimalan dalam menggunakan aset.

4. Mengetahui Kadar Kesehatan Finansial pada Lingkup Perusahaan

Kesehatan finansial suatu perusahaan mengandung maksud terkait laba yang senantiasa didapatkan dari masing-masing kegiatan bisnisnya. Dengan kata lain, bisa didapatkan informasi mengenai kadar kesehatan finansial menurut rasio yang digunakan supaya bisa dilakukan analisa seberapa lama perusahaan terkait bisa bertahan dan mengalami perkembangan.

5. Referensi untuk melakukan pemeriksaan teliti mengenai  Kinerja Perusahaan dalam Berkembang

Tindakan memajukan bisnis kerap kali dilangsungkan oleh sebuah perusahaan supaya perusahaan terkait bisa senantiasa bertahan. Tindakan ini mencakup pendirian cabang, ekspansi kawasan pemasaran, perilisan produk baru. Seluruhnya dibutuhkan pemeriksaan teliti atau analisa finansial yang lebih akurat supaya tidak muncul kekeliruan dalam proses mengambil keputusan.

C. Jenis-Jenis Rasio Keuangan

Berikut ini beberapa jenis rasio keuangan antara lain. 

1. Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas merupakan pola yang dipakai untuk menilai kinerja perusahaan dalam melakukan pelunasan utang dan kewajiban yang bersifat jangka pendek. Bila sebuah perusahaan mempunyai potensi dalam melakukan pembayaran kewajiban, perusahaan ini bisa dikatakan likuid. Sementara itu, perusahaan yang tidak mampu melakukan pemenuhan kewajibannya, perusahaan ini bisa dikatakan ilikuid.

2. Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas adalah rasio dari sejumlah standar ukuran yang lazim diinterpretasikan dengan angka. Rasio ini dipakai untuk melakukan penilaian kinerja perusahaan dalam rangka membayar seluruh kewajiban baik yang bersifat jangka pendek maupun bersifat jangka panjang.

3. Rasio Rentabilitas

Rasio rentabilitas adalah proses kalkulasi yang lazim dipakai untuk melakukan penilaian kinerja perusahaan dalam memperoleh keuntungan (laba) pada periode tertentu. Rasio ini berhubungan erat kelanjutan bisnis perusahaan lantaran dapat memperlihatkan kinerja sebuah aktiva untuk bisa mengembalikan modal. Berbagai aspek yang dapat memberikan pengaruh terhadap rasio rentabilitas ialah biaya modal, kapasitas penjualan, ketepatgunaan pengelolaan, dan produktivitas pekerja. 

4. Rasio Efisiensi

Rasio efisiensi adalah perbandingan yang mencerminkan proporsi total biaya yang digunakan dalam rangka mendapatkan keuntungan dengan pencapaian nyata berupa pendapatan yang diterima. Tujuan penggunaan rasio efisiensi ialah mendapatkan keterangan berupa informasi mengenai seberapa baik perusahaan dalam memanajemen sumber daya yang dimilikinya dan untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan layak nya pihak manajemen dalam melakukan pengambilan keputusan. Di samping itu, rasio ini bisa diaplikasikan oleh penanam modal maupun kreditor untuk mengevaluasi kemampuan perusahaan dan menilai risiko perusahaan.

5. Rasio Leverage

Rasio Leverage adalah suatu perbandingan dalam rangka melakukan penilaian kinerja yang erat kaitannya dengan tindakan memenuhi kewajiban atau membayar utang perusahaan secara lunas, entah itu jangka pendek ataupun jangka panjang. Dengan demikian, rasio leverage termasuk gambaran utang dalam suatu perusahaan atau bisnis yang sudah digunakan. Rasio ini juga bisa diaplikasikan untuk melakukan komparasi terhadap perusahaan sejenis atau bisnis yang sebanding.
 
Demikian penjelasan rasio keuangan: pengertian, fungsi, dan jenis-jenis. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.

Referensi:
 
Hery. 2015. Analisis Kinerja Manajemen, The Best Financial Analysis, Menilai Kinerja Manajemen Berdasarkan Rasio Keuangan. PT Grasindo. Jakarta.