Probiotik: Pengertian, Manfaat, dan Jenis-Jenis
Daftar Isi
Probiotik merupakan mikroorganisme hidup layaknya bakteri yang ditemui menyerupai mikro-organisme bermanfaat tentunya terdapat pada usus manusia. Probiotik umumnya dikenal sebagai “friendly bacteria” maupun “good bacteria”.
Probiotik menjalankan fungsinya dengan cara mengatur komposisi dan aktivitas mikroorganisme dalam sistem pencernaan supaya dapat membantu menjaga keteraturan bakteri usus yang sehat. Selain itu, Probiotik juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko terjadinya infeksi yang diakibatkan oleh mikroorganisme patogen.
A. Pengertian Probiotik
Berikut ini beberapa pengertian probiotik menurut para ahli antara lain.- Menurut World Health Organization, probiotik adalah mikroorganisme hidup yang saat diberikan dalam kuantitas yang terpenuhi dapat mendatangkan manfaat kesehatan pada organisme seperti manusia. Probiotik mesti bisa bertahan hidup dan mampu mengalami perkembangbiakan dalam saluran pencernaan organisme hidup dan jangan sampai memiliki karakteristik patogenik atau mendatangkan penyakit.
- Menurut International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics, probiotik adalah organisme mikroskopis yang dikonsumsi dengan maksud memberikan efek positif bagi kesehatan.
- Menurut Fuller, probiotik adalah bahan pangan fungsional dalam bentuk sel-sel mikroorganisme hidup tentunya mendatangkan benefit bagi organisme hidup yang memakannya melalui kestabilan dinamis flora mikroba intestinalnya.
B. Manfaat Probiotik
Beberapa manfaat probiotik bagi tubuh manusia antara lain.- Probiotik mampu menjaga keseimbangan mikroorganisme usus yang sehat, menghambat datangnya penyakit diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri, dan mengurangi intensitas gejala sindrom iritasi pada usus.
- Probiotik mampu meningkatkan imunitas tubuh dan mempermudah dalam menghadapi infeksi berupa bakteri dan virus.
- Probiotik dapat mencegah terjadinya maupun memperkecil risiko terkena alergi dengan memicu respons imunitas terhadap alergen.
- Sejumlah penelitian menyatakan bahwa dengan mengonsumsi santapan yang mengandung probiotik bisa menaikkan tingkat kesehatan psikis dan meminimalisir gejala kecemasan serta mengurangi depresi.
- Mengonsumsi makanan dengan kandungan probiotik dapat menurun risiko penyakit tertentu layaknya penyakit diabetes, penyakit jantung, dan kanker.
C. Jenis-Jenis Probiotik
Berikut ini beberapa jenis probiotik antara lain.1. Lactobacillus
Lactobacillus termasuk jenis bakteri baik yang umum dikenal oleh masyarakat lantaran banyak digunakan. Probiotik ini lazimnya ditemui di sejumlah makanan seperti yogurt dan santapan lainnya yang telah difermentasi.Manfaat dari Lactobacillus ialah membantu memproduksi asam laktat yang bisa mengatasi dalam melawan bakteri patogen di usus. Jika seseorang mengalami penyakit diare dan alergi laktosa, probiotik ini dapat meringankan maupun mengurangi masalah tersebut.
2. Saccharomyces Boulardii
Saccharomyces boulardii merupakan jenis probiotik yang berasal dari jamur. Probiotik ini dapat menanggulangi serangan infeksi pada usus dan dinilai aman untuk disantap oleh individu yang tidak toleran dengan laktosa.Selain itu, Saccharomyces boulardii juga memiliki efek positif untuk menekan macam-macam risiko tambahan dari pengobatan radang pada lambung, lazimnya diakibatkan oleh serangan dari bakteri bernama helicobacter pylori. Probiotik ini dapat ditemui dibeberapa makanan seperti kefir, susu fermentasi, dan miso.
3. Bifidobacterium
Bifidobacterium termasuk jenis probiotik yang hidup di dalam usus manusia dan paling banyak ditemui di usus besar. Mikroorganisme hidup ini merupakan satu diantara probiotik yang tidak tergantikan lantaran bermanfaat bagi kesehatan manusia.Adapun manfaat Bifidobacterium bagi kesehatan tubuh manusia diantaranya ialah menaikan tingkat kesehatan pada saluran pencernaan manusia, memelihara imunitas tubuh, meminimalisir risiko alergi terhadap makanan tertentu, dan baik untuk kesehatan kulit. Probiotik ini sendiri bisa ditemukan pada makananan seperti yogurt, kefir, kimchi, dan beberapa jenis kacang-kacangan.
4. Streptococcus Thermophilus
Streptococcus thermophilus adalah jenis probiotik yang mampu memproduksi enzim laktase sekaligus bermanfaat untuk menghambat datangnya alergi laktosa. Probiotik ini mampu mengalami pertumbuhan dan perkembangbiakkan dalam temperatur tinggi kira-kira 45 sampai dengan 50 derajat celsius.Di sisi lain, Streptococcus thermophilus dimanfaatkan secara umum dalam industri makanan dan minuman. Probiotik ini termasuk satu diantara probiotik berupa bakteri awal yang lazim digunakan untuk proses membuat yogurt dan keju. Dengan adanya Steptococcus thermophilus di dalam usus manusia, probiotik ini dapat mencegah pertumbuhan bakteri pembawa penyakit.
Selain dari empat jenis probiotik yang telah dijelaskan, terdapat jenis probiotik lainnya yang bermanfaat bagi tubuh manusia yakni Escherichia coli, Enterococcus faecium, Lactococcus lactis, Leuconostoc mesenteroides, Pediococcus acidilactici, Propionibacterium freudenreichii, dan Akkermansia muciniphila.
Demikian penjelasan probiotik: pengertian, manfaat, dan jenis-jenis. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.
Referensi:
Harahap, Anwar Efendi., Ali, Arsyadi. 2017. Bioteknologi Pakan. Aswaja Pressindo. Sleman.
