8 Fakta Unik Mengenai Kepulauan Faroe

Daftar Isi
Kepulauan Faroe termasuk negara yang berada di Samudera Atlantik Utara, tepatnya diantara Norwegia dan Islandia. Sejak tahun 1814, kepulauan ini menjadi bagian dari Kerajaan Denmark. Walaupun begitu, Kepulauan Faroe memegang teguh otonomi yang luas dalam urusan nasional dan kultur negara ini.
 
 
Panorama alam di Kepulauan Faroe begitu indah yang mencakup pegunungan, tebing tinggi, dan air terjun yang memukau. Hal ini menjadikan kepulauan Faroe sebagai destinasi wisata yang kenamaan bagi para wisatawan. Tentunya kepulauan ini cocok bagi mereka yang ingin sekali menyaksikan keindahan alam yang luar bisa dan menyegarkan. Namun masih banyak lagi yang mesti diketahui mengenai Kepulauan ini selain panorama alamnya. Berikut ini, sejumlah fakta unik mengenai Kepulauan Faroe.
 

1.    Ada 18 Pulau Utama di Kawasan Ini

Terdapat 18 pulau utama di Kepulauan Faroe, hanya ada satu pulau yang tidak berpenduduk. Pulau terbesar di kepulauan ini yakni Streymoy termasuk wilayah dengan penduduk terpadat. Hal ini dikarenakan terdapat kota Torshavn yang sekaligus menjadi ibu kota dari Kepulauan Faroe. Menurut data tahun 2017, kota ini memiliki jumlah penduduk sekitar 13.083 jiwa. Adapun Pulau terbesar kedua di kepulauan ini yakni Pulau Eysturoy, kira-kira penduduknya berjumlah 10.810 jiwa.
 

2.    Bus Bebas Digunakan di Kota Torshavn

Terdapat delapan rute bus di dalam maupun di sekitar kota Torshavn yang bebas untuk digunakan. Akan tetapi, sejumlah orang tidak menggunakannya. Hanya sedikit penduduk yang tinggal di kota ini. Lantaran pemandangan kota Torshavn umumnya terletak di kawasan pejalan kaki yang mendatangkan kenyamanan. Jika seseorang mengadakan perjalanan ke tempat lain, tarif perjalanannya cukup ekonomis lantaran pemerintah setempat telah memberikan subsidi yang besar khususnya kapal penyeberangan feri. Fasilitas penyeberangan feri ini menjadi penghubung yang penting antara masyarakat antar pulau yang terdapat di Kepulauan Faroe.

3.    Bahasa Resmi

Bahasa yang dituturkan oleh penduduk setempat ialah bahasa Faroese. Bahasa Nordik Kuno merupakan akar dari bahasa Faroe. Kebanyakan penduduk Kepulauan Faroe mudah memahami bahasa Nordik lainnya. Adapun bahasa Inggris yang banyak digunakan secara luas khususnya di kalangan anak muda.

4.    Terdapat Lebih Banyak Domba Daripada Penduduk Setempat

Ada sekitar 80.000 domba di Kepulauan Faroe, akan tetapi populasi penduduknya kira-kira berjumlah 50.000 jiwa. Ini mengindikasikan bahwa jumlah domba yang ada di kepulauan ini lebih banyak dibandingkan jumlah penduduknya. Hal tersebut dikarenakan adanya peternakan domba yang merupakan satu diantara industri penting di Kepulauan Faroe. Umumnya domba yang ada di sini digunakan untuk produksi wol dan daging. Selain itu, kondisi cuaca dan geografis yang layak untuk kegiatan ternak domba, ditambah lagi adat istiadat serta kultur peternakan yang solid di masyarakat Faroe, juga menjadi faktor pemicunya.

5.    Industri Perikanan Merupakan Sumber Pendapatan Terpenting di Negara Ini

Kepulauan Faroe memiliki satu diantara industri perikanan paling baik yang ada di dunia. Ada sejumlah ikan yang populer di negara ini, diantaranya ialah ikan tuna, salmon, lobster, ikan paus, dan berbagai produk dari ikan lainnya. Semua itu, diekspor ke beberapa negara di dunia.

Perlu diketahui bahwa industri perikanan di Kepulauan Faroe termasuk sektor penting di bidang ekonomi dan memberikan kontribusi yang besar bagi pendapatan ekspor negara. Lazimnya, para nelayan Faroe menerapkan teknik tradisional dalam menangkap ikan yang sudah mereka gunakan selama berabad-abad. Mereka juga menangkap ikan di perairan dingin dan bergelombang di sekitar kepulauan ini.
 

6.    Terdapat Festival Musim Panas yang Ternama

Terdapat sejumlah festival musim yang begitu ternama di Kepulauan Faroe. Umumnya, festival-festival ini diselenggarakan pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus, dan menampilkan beberapa acara pertunjukkan seperti acara musik, tari, seni, dan olahraga.

Satu diantara festival musim panas paling besar di negara ini ialah Ólavsøka yang diselenggarakan pada pertengahan bulan Juli dalam rangka memperingati hari libur nasional. Adapun dalam festival ini menghadirkan sejumlah kegiatan menarik seperti parade, konser musik, tari tradisional Kepulauan Faror, dan acara-acara olahraga layaknya sepak bola dan perahu.

7.    Ada Beberapa Lampu Lalu Lintas di Negara Ini

Perlu diperhatikan bahwa di Kepulauan Faroe terdapat sembilan set lampu lalu lintas, delapan di antaranya ada di kawasan dan sekitar ibu kotanya yakni Torshavn. Namun pada tahun 2018, pemerintah setempat telah menambah jumlah lampu lalu lintas di kawasan jalan yang ke arah perguruan tinggi baru. 

8.    Negara Ini Memiliki Maskapai Penerbangan Nasional

Atlantic Airways merupakan maskapai penerbangan nasional yang ada di Kepulauan Faroe. Maskapai penerbangan ini menjadi satu-satunya yang melayani perjalanan udara dalam sepanjang tahun di negara ini. Selain itu, bisa juga menggunakan kapal penyerbangan Symril Line untuk bisa sampai ke Kepulauan Faroe. Kapal penyerbangan ini beroperasi sepanjang tahun dari Islandia maupun dari Denmark. Akan tetapi perjalanan yang menggunakan kapal penyerbangan untuk menuju ke Kepulauan Faroe membutuhkan waktu kira-kira 30 atau 38 jam bila dari Kota Hirtshals, Denmark, tergantung dengan kondisi musim. 

Demikian penjelasan 8 fakta unik mengenai Kepulauan Faroe. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.
 
 
Referensi:
 
Dikutip dari berbagai sumber.