Komunikasi Pemasaran: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-Jenis

Daftar Isi
Komunikasi pemasaran adalah mekanisme bertukar informasi secara dua arah antara pihak atau organisasi yang ikut berpartisipasi dalam penjualan. Segenap pihak yang ikut berpartisipasi dalam jalannya komunikasi pemasaran melakukan langkah yang sama seperti mendengarkan, merespon, dan melakukan percakapan hingga terwujudkan jalinan pertukaran yang memadai sesuai harapan.

 
Komunikasi pemasaran mempunyai pengaruh besar bagi marketing. Tanpa adanya komunikasi, pelanggan maupun khalayak umum secara komprehensif tidak akan mendapatkan informasi mengenai eksistensi produk di pasar. Penentuan individu atau pihak yang menjadi target komunikasi akan sangat berpengaruh dalam keberhasilan komunikasi. Dengan terealisasinya penentuan target yang tepat, maka proses komunikasi akan berlangsung dengan optimal.

A. Pengertian Komunikasi Pemasaran

Berikut ini beberapa pengertian komunikasi pemasaran menurut para ahli antara lain.
  • Menurut Philip Kotler, komunikasi pemasaran adalah langkah-langkah perencanaan, implementasi, penyebaran ide, promosi, dan harga yang dimaksudkan untuk memberikan pengaruh pada segmentasi pasar dengan tujuan mewujudkan pertukaran yang mendatangkan keuntungan bagi para pihak yang terlibat.
  • Menurut American Marketing Association (AMA), komunikasi pemasaran adalah mekanisme perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan evaluasi program yang dikonsep untuk mewujudkan, mempertahankan dan menaikkan tingkat pertukaran yang dikehendaki dengan segmen pasar yang tertarget.
  • Menurut Chris Fill, komunikasi pemasaran adalah mekanisme penyampaian pesan yang memuat keterangan berupa informasi, buah pikiran atau gagasan yang ditujukan untuk memberikan pengaruh pada tingkah laku konsumen dan mewujudkan pertukaran yang mendatangkan manfaat finansial bagi kedua belah pihak.
  • Menurut Duncan dan Moriarty, komunikasi pemasaran adalah tahapan penyampaian pesan dari satu pihak kepada pihak lain untuk memberikan pengaruh pada perilaku, pemahaman, dan tindakan konsumen terhadap barang maupun jasa yang sudah direkomendasikan.
 

B. Tujuan Komunikasi Pemasaran

Berikut ini beberapa tujuan dari komunikasi pemasaran antara lain.

1. Menaikkan Tingkat Kesadaran Merek

Dalam mencapai tujuan ini badan usaha mesti mempromosikan merek maupun produk perdana kepada target market. Dengan menaikkan tingkat kesadaran merek, pelanggan akan lebih tertarik untuk mempertimbangkan produk terkait saat mereka mencari barang maupun jasa yang sesuai.
 

2. Menaikkan Tingkat Penjualan

Tindakan yang perlu dilakukan dalam menaikkan tingkat penjualan yakni dengan mempengaruhi perilaku pelanggan dalam melakukan pembelian produk berupa barang dan jasa. Hal ini dapat diwujudkan melalui berbagai pendekatan pemasaran, layaknya iklan, promosi penjualan, dan tata letak produk.

3. Menaikkan Tingkat  Kesetiaan Pelanggan

Tujuannya ialah mempertahankan pelanggan yang sudah memakai barang maupun jasa dan membuat pelanggan tersebut kembali untuk melakukan pembelian di waktu yang akan datang. Hal ini dapat direalisasikan melalui kegiatan loyalitas pelanggan, peningkatan kualitas barang maupun jasa, dan peningkatan pengalaman pelanggan.

4. Menaikkan Reputasi Merek

Tujuan ini berkaitan dengan kepercayaan pelanggan terhadap produk berupa barang dan jasa. Dengan menaikkan reputasi merek, pelanggan akan lebih percaya dan yakin pada merek serta lebih memilih melakukan pembelian barang maupun jasa yang terkait dengan merek tersebut.
 

5. Menaikkan Tingkat Kepuasaan Pelanggan

Pihak dari badan usaha harus melayani dan memberikan produk yang terbaik untuk pelanggan, agar pelanggan tersebut merasa senang. Dengan menaikkan tingkat kepuasan pelanggan, pelanggan terkait akan merasa terkesan dan lebih berpotensi untuk merekomendasikan barang maupun jasa tersebut kepada orang lain.

C. Jenis-Jenis Komunikasi Pemasaran

Berikut ini beberapa jenis komunikasi pemasaran antara lain.

1. Iklan

Iklan merupakan satu diantara jenis komunikasi yang begitu familiar. Iklan bisa ditemui di berbagai media layaknya internet, televisi, surat kabar, radio, majalah dan lain sebagainya. Fokus utama dari adanya iklan ialah menaikkan tingkat kesadaran dan minat pelanggan terhadap produk berupa barang dan jasa yang direkomendasikan oleh perusahaan. Namun ada hal yang mesti diperhatikan dalam mengiklankan sebuah produk. Hal tersebut berkaitan dengan anggaran iklan, semakin besar anggaran iklan maka semakin besar efek yang didapatkan.

2. Promosi Penjualan

Dalam promosi penjualan terdapat penggunaan berbagai metode pemasaran yang memiliki tujuan untuk menaikkan tingkat penjualan barang maupun jasa, layaknya potongan harga, kupom, kontes, pemberian hadiah dan lain sebagainya. Fokus utama dari promosi penjualan ialah mendorong pelanggan untuk melangsungkan pembelian dalam kurun waktu yang singkat atau jangka pendek.
 

3. Hubungan Masyarakat

Hubungan masyarakat merupakan jenis komunikasi pemasaran yang membutuhkan penggunaan metode-metode dan pendekatan dalam rangka membangun relasi yang baik antara badan usaha dan khalayak umum layaknya pemerintah, media, komunitas dan lain sebagainya. Fokus utama dari hubungan masyarakat ialah untuk meningkatkan reputasi perusahaan dan mewujudkan kesadaran yang bersifat positif di khalayak umum.

4. Personal Selling

Dalam personal selling terdapat kontak langsung antara perusahaan dan pelanggan, entah itu dengan melakukan pertemuan langsung maupun melalui telepon serta internet. Fokus utama dari personal selling ialah memberikan pengaruh pada konsumen secara serta merta dan memberikan kemudahan kepada mereka dalam mengambil keputusan pembelian.

5. Pemasaran Langsung

Pemasaran langsung merupakan jenis komunikasi pemasaran yang membutuhkan penyampaian pesan langsung kepada pelanggan, contohnya dengan menggunakan surat, email, telemarketing, dan lain sebagainya. Fokus utama dari pemasaran langsung ialah untuk mendapatkan tanggapan secara langsung dari pelanggan.

6. Sponsorship

Sponsorship merupakan jenis komunikasi pemasaran yang membutuhkan bantuan keuangan atau materi dari badan usaha untuk kegiatan tertentu, layaknya olahraga, musik, seni, dan lain sebagainya. Fokus utama dari sponsorship ialah untuk mendongkrak reputasi badan usaha dan mewujudkan kesadaran positif bagi pemirsa yang ditargetkan.

7. Event Marketing

Dalam event marketing tentunya membutuhkan pelaksanaan acara maupun kegiatan tertentu untuk memperkenalkan barang dan jasa dari badan usaha. Fokus utama dari event marketing ialah meningkatkan jalinan dan kepercayaan antara badan usaha dan konsumen, lantaran badan usaha mampu memberikan pengalaman yang tak terlupakan dan memberikan manfaat ekstra yang bisa membuat konsumen merasa diapresiasi.

Demikian penjelasan komunikasi pemasaran: pengertian, tujuan, dan jenis-jenis. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.

 
Referensi:
 
Panuju, Redi. 2019. Komunikasi Pemasaran Pemasaran Sebagai Gejala Komunikasi, Komunikasi Sebagai Strategi Pemasaran. Kencana. Jakarta.