Lingkungan Hidup: Pengertian, Manfaat, dan Jenis-Jenis

Daftar Isi
Lingkungan hidup merupakan keterpaduan ruang dengan segenap benda, daya, makhluk hidup termasuk manusia beserta tingkah lakunya yang memberikan pengaruh pada alam itu sendiri, keberlanjutan kehidupan dan mendatangkan kualitas hidup bagi manusia serta makhluk hidup lain.

 
Manusia mengandalkan interaksi, terutama interaksi dengan lingkungan hidupnya. Terdapat berbagai sumber daya alam yang tersedia dalam lingkungan hidup tentunya bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kualitas lingkungan bisa dikatakan baik dan layak jika kualitas lingkungan makhluk hidup, sosial ekonomi, serta kultur dalam kondisi yang baik.

A. Pengertian Lingkungan Hidup

Berikut ini beberapa pengertian lingkungan hidup menurut para ahli antara lain.
  • Menurut United Nations Environment Programme (UNEP), lingkungan hidup adalah semuanya di sekeliling manusia yang memberikan pengaruh pada kehidupan, termasuk udara, tanah, hewan, tumbuhan, dan manusia yang terkait.
  • Menurut Eugene Odum, Lingkungan hidup adalah tatanan yang mencakup makhluk hidup dan lingkungan fisik yang memungkinkan makhluk tersebut dapat hidup.
  • Menurut Rachel Carson, lingkungan hidup adalah seluruh organisme hidup dan objek mati di sekeliling manusia yang meliputi air, udara, tanah, dan sumber daya alam lainnya.
  • Menurut Ramachandra Guha, lingkungan hidup adalah tatanan yang mencakup alam dan manusia yang saling melakukan interaksi serta memberikan pengaruh satu sama lain.
  • Menurut Thomas Berry, lingkungan hidup adalah kelompok makhluk hidup seperti manusia yang memiliki hubungan timbal balik antara satu sama lain demi kelangsungan hidup.
 

B. Manfaat Lingkungan Hidup

Berikut ini beberapa manfaat lingkungan hidup untuk makhluk hidup antara lain.

1. Meningkatkan Kualitas Udara

Ketersediaan udara bagi makhluk hidup merupakan satu diantara manfaat dari keberadaan lingkungan hidup. Lingkungan yang tidak tercemar oleh polusi akan mendatangkan udara yang berkualitas. Dengan adanya udara yang berkualitas maka akan menaikkan tingkat kualitas hidup organisme hidup.
 
Pohon yang tumbuh subur dan kawasan hijau yang memadai termasuk ciri-ciri lingkungan sehat. Kawasan lapang yang hijau memiliki dampak baik secara komprehensif dalam peningkatan aliran udara pada daerah perkotaan. Dengan menjaga serta melindung kawasan lapang ini sekaligus membangun taman, menanam pohon, dan tumbuhan lainnya maka lingkungan akan terpelihara dengan baik.
 

2. Meningkatkan Kualitas Air

Manfaat lainnya dari lingkungan hidup ialah untuk mendatangkan air bersih yang layak dikonsumsi oleh makhluk hidup. Melakukan pelestarian pada kawasan terbuka dan membangun taman tentu saja menjaga mekanisme alami peresapan dan menekan ketahanan. Dua hal tersebut berhubungan dengan manajemen air hujan maupun kualitas air.

Adapun kawasan basah memurnikan air dari berbagai saluran air termasuk saluran air yang alami. Terdapat sejumlah tumbuhan seperti alang-alang maupun ganggang yang dapat mempermudah dalam menyaring racun, bakteri berbahaya, bahan kimia dan endapan. Lalu selanjutnya diurai oleh hewan mikro dan organisme mikroskopis yang berada di lumpur. Air yang relatif bersih lalu dialirkan kembali ke arah saluran, anak sungai hingga sungai yang lebih panjang.

3. Mengurangi Risiko Perubahan Iklim

Memelihara lingkungan hidup dengan baik akan menjamin keseimbangan iklim. Sistem ekologi memecah, menyimpan sebagian besar karbon di dalam tumbuh-tumbuhan dan tanah mereka, daripada membuangnya ke atmosfer sebagai pencemaran karbon.
 

4. Proteksi Terhadap Keanekaragaman Hayati

Proteksi lingkungan berkarakteristik dan keanekaragaman hayati setempat termasuk manfaat lingkungan hidup yang utama. Hewan liar dan berbagai tumbuhan tidak lepas kaitannya dengan kawasan alami yang tidak terkendala dalam hal makanan, hunian, dan perkembangbiakkan, kerap kali dengan cara yang tidak mesti diidentifikasi oleh manusia.

5. Menaikkan Tingkat Produksi Makanan

Lingkungan hidup yang sehat juga mampu menaikkan tingkat produksi makanan. Tanah yang subur, air yang, kebutuhan air terpenuhi, dan udara yang bersih bisa mendorong peningkatan produksi makanan bagi tumbuh-tumbuhan maupun satwa liar.

C. Jenis-Jenis Lingkungan Hidup

Berikut ini beberapa jenis lingkungan hidup antara lain.

1. Lingkungan Hidup Alami

Lingkungan Hidup alami termasuk lokasi daerah yang mencakup unsur biotik, abiotik, mikroorganisme, dan segenap keadaan yang berkaitan dengan perubahan tanpa adanya pengaruh dari manusia. Di daerah terkait akan tercipta interaksi yang diketahui sebagai sistem ekologi atau ekosistem.

2. Lingkungan Hidup Buatan

Lingkungan buatan adalah kawasan yang secara sadar diciptakan oleh manusia dengan teknologi untuk kebutuhan hidup. Karakteristik daerah ini yakni bentuknya seragam. Contoh dari lingkungan hidup yang bersifat buatan antara lain, kawasan perkantoran, kawasan industri, kawasan komersial, jalan maupun infrastruktur lainnya.

Demikian penjelasan lingkungan hidup: pengertian, manfaat, dan jenis-jenis. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.


Referensi:
 
Hastuti, Retno. 2014. Ensiklopedia Geografi Lingkungan Hidup. Penerbit Cempaka Putih. Klaten.
 
Prasetyo, Ketut., Hariyanto. 2017. Pendidikan Lingkungan Hidup Indonesia Dasar Pedagogi dan Metodologi. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.