Kompetensi Kerja: Pengertian, Indikator, dan Cara Meningkatkannya
Daftar Isi
Kompetensi kerja adalah kapasitas kerja pada masing-masing individu yang meliputi sejumlah faktor diantarnya ialah faktor pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang relevan dengan standar yang sudah ditentukan.
Kompetensi kerja menjadi suatu aspek yang begitu penting dalam dunia karier lantaran perusahaan membutuhkan pekerja yang berpengalaman. Hal ini bertujuan agar pekerja dapat melaksanakan tugas dan komitmen mereka dengan baik.
A. Pengertian Kompetensi Kerja
Berikut ini beberapa pengertian kompetensi kerja menurut para ahli antara lain.- Menurut Spencer dan Spencer, kompetensi kerja adalah ciri-ciri khusus yang bisa ditinjau tentunya mencakup aspek motivasi, karakter pribadi, pengetahuan, dan kemampuan yang menghasilkan level performa yang tepat sasaran dan unggul dalam pekerjaan tertentu.
- Menurut Boyatzis, kompetensi kerja adalah sejumlah kemampuan, pemahaman, dan ciri-ciri khusus lainnya yang dapat memberikan pengaruh pada tingkah laku pekerja dalam tugas mereka.
- Menurut McClelland, kompetensi kerja adalah kumpulan kepribadian yang menerangkan tingkah laku efektif dalam tugas tertentu.
- Menurut Fine dan Cronshaw, kompetensi kerja adalah sejumlah keterampilan, pengetahuan, kemampuan yang dibutuhkan untuk menjalankan pekerjaan dan responsibilitas dalam melaksanakan tugas dengan baik.
- Menurut Le Boterf, kompetensi kerja adalah sejumlah pemahaman, kemampuan, dan tindakan yang mendorong individu untuk menuntaskan pekerjaan yang sulit dan mendapatkan hasil yang baik dalam pekerjaannya.
B. Indikator Kompetensi Kerja
Indikator kompetensi kerja merupakan indikasi atau bukti empiris yang bisa diteliti atau diobservasi dan memperlihatkan bahwa individu sudah memiliki kemampuan yang diperlukan dalam melakukan tugasnya. Indikator tersebut bisa dalam bentuk pemahaman, keterampilan, tingkah laku yang diinginkan dari seorang pekerja dalam menjalankan pekerjaan dan komitmennya. Berikut ini beberapa contoh dari indikator kompetensi kerja antara lain.1. Pemahaman
Indikator pemahaman mencakup kecakapan dalam menginterpretasikan teori, konsep, kaidah dan teknik yang sesuai dengan pekerjaan. Contohnya saja ialah pemahaman mengenai mekanisme dan prosedur kerja, pemahaman mengenai barang maupun jasa yang direkomendasikan, pemahaman mengenai kebijakan badan usaha, dan pemahaman mengenai peraturan dan hukum yang berlaku di bidang pekerjaannya.2. Keterampilan
Indikator keterampilan mencakup kecakapan untuk melaksanakan pekerjaan atau tugas dengan baik dan tepat sasaran. Contohnya saja ialah kecakapan untuk memakai instrumen dan teknologi yang sesuai dengan pekerjaannya, kecakapan untuk melakukan komunikasi dengan semestinya dan efektif, kecakapan untuk mengatur maupun menyusun dan memanajemen waktu dengan efisien, dan kecakapan untuk menuntaskan pekerjaan dan durasi waktu tertentu.3. Sikap
Indikator sikap mencakup aspek kepribadian atau karakter yang sesuai dengan tugas. Contohnya saja ialah adanya kemauan untuk belajar dan berkembang, memiliki semangat yang untuk mendapatkan hal yang dikehendaki, kesetiaan pada prinsip dan etika kerja yang baik, saling bahu-membahu dan kerja sama yang baik dengan teman kerja, serta kecakapan dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan.4. Tingkah Laku
Indikator tingkah laku mencakup langkah-langkah yang diambil oleh individu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Contohnya saja ialah kemampuan untuk menyelesaikan persoalan, kemampuan untuk memutuskan pertimbangan secara tepat, kemampuan untuk mengambil langkah inisiatif dan tindakan responsibilitas, dan kemampuan untuk menanggulangi pertentangan dengan teman kerja, dan kemampuan untuk menanggulangi desakan yang kuat dan tekanan dalam melaksanakan tugas.C. Cara Meningkatkan Kompetensi Kerja
Berikut ini beberapa cara untuk meningkatkan kompetensi kerja antara lain.1. Edukasi dan Pelatihan
Edukasi yang bersifat umum dan pelatihan termasuk langkah yang efektif dalam meningkatkan kompetensi kerja. Dengan adanya edukasi dan pelatihan, individu bisa mendapatkan pemahaman baru dan penguasaan yang diperlukan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang rumit. Sebagian besar badan usaha menyediakan pelatihan kerja dan pengembangan untuk pekerja mereka supaya para pekerja dapat menaikkan tingkat kompetensi kerja dan mendapatkan tanda bukti kemampuan berupa sertifikasi yang sesuai dengan pekerjaan yang diemban oleh para pekerja terkait.2. Pengalaman Kerja
Pengalaman kerja juga termasuk aspek penting dalam menaikkan tingkat kompetensi kerja. Dengan adanya pengalaman kerja, individu bisa melatih diri bagaimana menanggulangi masalah dan mendorong perkembangan keterampilan baru yang diperlukan dalam menjalankan tugasnya. Pekerja bisa mendapatkan pengalaman kerja dengan melakukan aktivitas magang, pekerjaan paruh waktu maupun melalui program pergantian pekerjaan.3. Memperoleh Pengetahuan dari Mentor
Menambah wawasan dan menyimak dari mentor dalam bidang kerja yang serupa bisa memacu peningkatan kompetensi kerja individu. Seorang mentor dapat memberikan masukan dan pengalaman yang bermanfaat dalam menuntaskan berbagai pekerjaan yang kompleks, melakukan penyempurnaan keterampilan dan kapasitas kerja.4. Berperan Serta dalam Proyek dan Pekerjaan Baru
Berperan serta dalam proyek baru dan pekerjaan yang berlainan dari kebiasaan kerja sehari-hari bisa meningkatkan kompetensi kerja. Dengan demikian, pekerja bisa melatih diri untuk mendapatkan keterampilan baru dan menemukan jalan keluar dalam menghadapi persoalaan yang lebih rumit.5. Meningkatkan Kemampuan Antarpribadi
Meningkatkan kemampuan antarpribadi layaknya kemampuan melakukan komunikasi dengan baik, menanggulangi pertentangan, dan bertindak koperatif dengan teman kerja sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kompetensi kerja. pekerja bisa menaikkan tingkat kemampuan antarpribadi mereka dengan melakukan training, pengayaan, dan peningkatan keterampilan bersosial layaknya pelatihan tata berbicara dalam presentasi, pelatihan berbicara di forum terbuka, dan pelatihan manajemen konflik.6. Meningkatkan Kemampuan Teknis
Perkembangan teknologi dan aplikasi yang dimanfaatkan dalam banyak bidang pekerjaan dewasa ini kian mengalami perubahan dan kemajuan. Atas dasar itu, dalam rangka menaikkan tingkat kompetensi kerja, individu mesti senantiasa memperbarui pandangan berupa pengetahuan dan kemampuan teknis merek, senantiasa mengikuti perkembangan tren dan dinamika teknologi yang sesuai dengan pekerjaannya.Demikian penjelasan kompetensi kerja: pengertian, indikator, dan cara meningkatkannya. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.
Referensi:
Busro, Muhammad. 2018. Teori-Teori Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit Kencana. Jakarta.
