Akuntansi Biaya: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-Jenis

Daftar Isi
Akuntansi biaya merupakan mekanisme pencatatan, kategorisasi, rekapitulasi, dan penyajian biaya, pembuatan produk berupa barang atau jasa, dengan langkah-langkah yang ditentukan, serta interpretasi terhadapnya.
 

Lingkup kegiatan dari akuntansi biaya ialah biaya. Langkah-langkah pada akuntansi biaya memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan pengguna di lingkup perusahaan. Pada konteks ini, akuntansi biaya mesti mencermati ciri-ciri khusus dari akuntansi manajemen. Karena itulah, akuntansi biaya termasuk bagian dari akuntansi manajemen.

A. Pengertian Akuntansi Biaya

Berikut ini beberapa pengertian akuntansi biaya menurut para ahli antara lain.
  • Menurut Charles T. Horngren, akuntansi biaya adalah suatu sistem informasi yang diterapkan oleh pihak pengelola untuk merencanakan, mengontrol, dan menilai kembali kinerja organisasi serta memberikan kepastian secara jelas terkait pemanfaatan sumber daya yang tepat sasaran.
  • Menurut A. A. Paulani dan R. H. Atkinson, akuntansi biaya adalah sistem informasi yang mencatat informasi pengukuran, pendalaman, dan pelaporan biaya yang berkaitan dengan akuisi serta penggunaan sumber daya pada lingkup entitas ekonomi.
  • Menurut Anthony dan Reece, akuntansi suatu sistem informasi yang menghimpun data biaya, menyinkronkannya dalam keseluruhan sistem informasi perusahaan, dan menyampaikan hasil terkait biaya produksi serta penyaluran.
  • Menurut Colin Drury, akuntansi biaya adalah suatu strategi yang diterapkan untuk mengenali, mengukur, menghimpun, dan mengamati keterangan berupa informasi biaya supaya pihak pengelola dapat merencanakan, mengevaluasi, dan mengontrol kinerja operasional perusahaan.
 

B. Tujuan Akuntansi Biaya

Berikut ini beberapa tujuan dari akuntansi biaya antara lain.

1. Perencanaan dan Kontrol Biaya

Akuntansi biaya memberikan kemudahan dalam perencanaan anggaran, memperkirakan biaya produksi, dan mengontrol biaya supaya tetap sesuai dengan anggaran yang sudah resmi ditentukan.

2. Evaluasi Kinerja

Dengan adanya pengamatan mengenai biaya, pihak pengelola dapat melakukan evaluasi kinerja berbagai unit, dan juga barang maupun jasa. Informasi tersebut tentunya akan mempermudah dalam mengenali kawasan yang membutuhkan perbaikan.

3. Penentuan Harga Barang dan Jasa

Akuntansi biaya memberikan kemudahan dalam menentukan harga jual barang maupun jasa dengan melakukan pertimbangan terkait biaya produksi dan berbagai aspek lainnya seperti kompetisi pasar dan permintaan dari pelanggan.
 

4. Pengambilan Keputusan

Informasi biaya yang valid akan menunjang pihak pengelola dalam penentuan langkah strategis, layaknya investasi, pemilihan barang dan jasa yang akan dikembankan ataupun dihentikan, dan keputusan lain yang berhubungan dengan kegiatan usaha.

5. Penilaian Efektivitas

Dengan adanya akuntansi biaya tentunya memudahkan dalam menentukan rasio biaya aktual agar supaya efektivitas operasional bisa diukur dan ditingkatkan.
 

6. Pengembangan Strategi

Informasi yang diperoleh dari akuntansi biaya tentunya mempermudah dalam menyusun straregi bisnis yang lebih tepat sasaran, tidak terkecuali tindakan terkait pengembangan produk, perluasan bisnis, ataup diversifikasi.
 

7. Penilaian Investasi

Dalam pertimbangan investasi jangka panjang, akuntansi biaya memberikan analisis biaya yang dibutuhkan untuk melakukan evaluasi proyek investasi yang memiliki potensi.

8. Penyajian Informasi

Akuntansi biaya juga memiliki peran penting pada penyajian informasi biaya kepada pihak eksternal layaknya pemegang saham, kreditor, dan berbagai pihak lain yang menaruh minat dengan kesehatan keuangan dan kegiatan bisnis suatu perusahaan.

C. Jenis-Jenis Akuntansi Biaya

Berikut ini jenis-jenis akuntansi biaya yang perlu diketahui antara lain.

1. Akuntansi Biaya Tradisional

Akuntansi biaya tradisional adalah tata cara yang lazim digunakan dalam menghitung biaya menurut unsur-unsur konvensional layaknya bahan baku, tenaga kerja, dan beban produksi. Pendekatan ini kerap kali menganggap biaya produksi sebagai persentase tertentu dari biaya bahan baku maupun tenaga kerja.
 

2. Akuntansi Biaya Aktivitas

Akuntansi biaya aktivitas adalah pendekatan yang mengenali berbagai aktivitas dalam mekanisme produksi dan mendistribusikan biaya menurut penggunaan aktivitas oleh barang maupun jasa. Jenis akuntansi biaya ini memberikan pemahaman yang lebih eksplisit mengenai bagaimana hubungan biaya dengan aktivitas sebenarnya yang dibutuhkan untuk menghasilkan barang maupun jasa.

3. Akuntansi Biaya Berbasis Proses

Akuntansi biaya berbasis proses adalah metode yang digunakan dalam lingkungan produksi skala besar di mana produk bergerak dengan mengimplementasikan serangkaian mekanisme produksi. Biaya disalurkan di antara unit produk menurut mekanisme produksi yang sudah dilalui.
 

4. Akuntansi Biaya Berbasis Pesanan

Akuntansi biaya berbasis pesanan adalah adalah metode yang sesuai untuk keadaan di mana suatu barang maupun jasa dihasilkan secara spesifik menurut pesanan konsumen. Perlu diketahui biaya ditambahkan dalam masing-masing pesanan secara terpisah, supaya perhitungan biaya bisa akurat untuk masing-masing pesanan.

5. Akuntansi Biaya Variabel

Akuntansi biaya variabel adalah pendekatan yang dilakukan dengan cara mengklasifikasikan biaya menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap tidak mengalami perubahan terlepas dari kapasitas produksi, adapun biaya variabel mengalami perubahan seiring dengan perubahan kapasitas produksi. Pendekatan ini memiliki manfaat untuk analisis laba kontribusi dan tindakan mengambil keputusan yang bersifat jangka pendek.

6. Akuntansi Biaya Penuh

Akuntansi biaya penuh adalah metode yang dilakukan dengan cara mengalokasikan seluruh biaya, entah itu biaya variabel maupun biaya tetap dalam menghasilkan barang dan jasa. Hal ini meliputi biaya produksi dan biaya tidak langsung.

7. Akuntansi Biaya Langsung

Akuntansi biaya langsung adalah pendekatan yang dilakukan hanya mengalokasikan biaya variabel langsung ke barang maupun jasa, adapun biaya tetap serta biaya tidak langsung tidak dilangsung. Metode ini kerap kali dipakai untuk analisis laba jangka pendek dan tindakan untuk mengambil keputusan. 

8. Akuntansi Biaya Mengambil Keputusan

Akuntansi biaya mengambil keputusan adalah metode yang memfokuskan pada penyediaan informasi biaya yang diperlukan untuk mengambil keputusan bisnis yang tepat sasaran, contohnya saja penentuan harga penjualan minimum, seleksi produk yang akan dihentikan produksinya, dan lain-lainnya.
 

9. Akuntansi Biaya Terpadu

Akuntansi biaya terpadu adalah metode yang dilakukan dengan cara memadukan informasi biaya konvensional, layaknya kualitas, lingkungan, dan terobosan untuk memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai kinerja organisasi.

Demikian penjelasan akuntansi biaya: pengertian, tujuan, dan jenis-jenis. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.

Referensi:
 
Sahla, Ais Widya. 2020. Akuntansi Biaya: Panduan Perhitungan Harga Pokok Produk. Poliban Press. Banjarmasin.