Dividen: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis

Daftar Isi
Dividen merupakan pembayaran berkala yang diberikan oleh badan usaha kepada para pemilik sahamnya. Pembayaran bagi hasil ini lazimnya bersumber dari porsi keuntungan perusahaan yang dikira pantas untuk dibagikan kepada para pemilik saham sebagai apresiasi terhadap kepemilikan saham mereka.
 
 
Dividen termasuk satu diantara langkah perusahaan dalam membagikan hasil profitnya kepada para pemegang saham sebagai bagian dari imbalan atas tindakan penanaman modal mereka dalam perusahaan yang bersangkutan.

A. Pengertian Dividen

Berikut ini beberapa pengertian dividen menurut para ahli antara lain. 
  • Menurut John Burr Williams, dividen adalah pembagian dari penghasilan yang didapatkan oleh suatu perusahaan yang bisa diterima oleh pemilik saham berupa dana tunai atau berupa penambahan nilai dari saham yang dimiliki oleh pemilik saham terkait.
  • Menurut Myron J. Gordon, dividen adalah porsi dari profit bersih perusahaan yang didistribusikan kepada para pemilik saham sebagai balasan terhadap tindakan penanaman modal mereka.
  • Menurut F. Brigham dan Michael C. Ehrhardt, dividen adalah pengalokasian dari pendapatan perusahaan kepada para investor saham sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemilikan saham.
  • Menurut Stephen A. Ross, Randolph W. Westerfield, dan Bradford D. Jordan, dividen adalah Pelaksanaan transaksi keuangkan layaknya pembayaran uang tunai ataupun saham kepada pemegang saham sebagai pembagian dari profit perusahaan.
  • Menurut Richard A. Brealey, Stewart C. Myers, dan Franklin Allen, dividen adalah pembayaran kepada pemilik saham dari sebagian profit perusahaan, lazimnya berupa uang tunai.
 

B. Fungsi Dividen

Berikut ini beberapa fungsi dividen antara lain.

1. Pencapaian Sasaran Pemegang Saham

Satu diantara fungsi penting dari dividen ialah memberikan pengembalian kepada para pemegang saham sebagai apresiasi terhadap kepemilikan mereka dalam perusahaan. Pemegang saham ialah pemilik sebagian dan mempunyai hak untuk memperoleh porsi dari laba yang didapatkan.

2. Indikator Kesehatan Keuangan Perusahaan

Kebijakan dividen perusahaan termasuk indikator kesehatan keuangan suatu perusahaan. Hal ini bisa menjadi informasi penting bagi investor dan pasar terkait kondisi finansial perusahaan. Dividen yang konsisten dan berkualitas dapat merepresentasikan kesehatan finansial yang baik, adapun perubahan atau penurunan dividen bisa menjadi tanda adanya problem finansial atau perubahan langkah bisnis perusahaan.

3. Penghargaan Terhadap Investasi

Dividen bisa menjadi upaya bagi perusahaan untuk mengapresiasi dan memberikan semangat kepada para pemilik saham yang sudah melakukan tindakan penanaman modal dalam jangka panjang. Imbalan berkala dari dividen bisa memberikan rasa puas maupun hasil usaha bagi pemilik saham untuk senantiasa berinvestasi dalam perusahaan.

4. Opsi Pengalokasian Dana

Saat perusahaan mendapatkan profit, terdapat sejumlah opsi untuk pengalokasian dana tersebut. Dividen termasuk satu diantara pilihan selain melakukan reinvestasi dalam perusahaan dengan tujuan menumbuhkan bisnis, membayar utang, maupun melakukan aksi pembelian saham kembali. Keputusan terkait dividen akan memberikan pengaruh pada seberapa banyak dana yang tetap berada di genggaman pemilik saham daripada dipakai untuk kepentingan lain. 

5. Citra dan Kepercayaan

Perusahaan yang mempunyai kebijakan untuk memberikan dividen yang konsisten dan tepercaya cenderung lebih mendatangkan daya tarik bagi investor. Dividen yang stabil bisa memberikan keyakinan bagi investor dan meningkatkan citra perusahaan karena memberikan rasa aman bila berinvestasi di perusahaan terkait.

6. Pandangan Terhadap Nilai Perusahaan

Nilai perusahaan dapat terlihat dalam harga sahamnya di pasar atau bursa saham. Kebijakan dividen dapat memberikan pengaruh pada pandangan investor mengenai nilai perusahaan. Dividen yang besar dan stabil dapat menaikkan tingkat harga saham. Adapun dividen yang minim ataupun tidak ada dividen dari perusahaan lazimnya harga saham perusahaan tersebut lebih rendah.
 

7. Pajak

Di sejumlah negara, dividen dapat menimbulkan implikasi pajak tertentu entah itu bagi badan usaha maupun pemilik saham. Keputusan tentang jumlah pembayaran dividen juga bisa dipengaruhi oleh aspek perpajakan.

8. Diversifikasi Pendapatan

Bagi investor perorangan, dividen mampu memberikan sumber penghasilan yang konsisten selain dari peningkatan harga saham atau capital gain. Hal ini dapat mempermudah dalam menata keuangan secara personal dan meminimalisir ketergantungan pada sumber penghasilan lainnya.

C. Jenis-Jenis Dividen

Berikut ini beberapa jenis dividen yang perlu diketahui antara lain.

1. Dividen Tunai

Dividen tunai adalah penyelesaian keuangan terkait pembayaran dividen kepada pemilik saham dalam bentuk uang tunai. Perusahaan melakukan pengambilan sejumlah dana dari laba bersihnya lalu membayarkannya kepada para pemilik saham sesuai dengan total keseluruhan sahama yang mereka miliki.

2. Dividen Saham

Dalam dividen saham terdapat penambahan jumlah saham kepada pemiliki saham sebagai bentuk pembagian dividen. Para pemilik saham mendapatkan saham tambahan dengan kuantitas yang sama rata terhadap kuantitas saham yang mereka miliki sebelumnya.

3. Dividen Khusus

Dividen khusus adalah imbalan finansial berupa pembayaran dividen tambahan yang dilangsungkan oleh perusahaan di luar pembayaran dividen reguler. Jenis dividen ini lazimnya diberikan saat perusahaan mempunyai penghasilan atau dana kas yang terlampau banyak atau saat perusahaan ingin membagikan profit dari penjualan aktiva atau hasil dari aktivitas operasional lainnya kepada pemegang saham.

4. Dividen Interim

Dividen interim adalah pembayaran dividen yang dilangsungkan oleh perusahaan sebelum berita resmi terkait pengumuman dividen reguler tahunan. Dividen interim kerap kali dipakai untuk membagikan profit perusahaan yang didapatkan dalam kurun waktu tertentu kepada pemilik saham.

5. Dividen Konstan

Dividen konstan adalah pembagian keuntungan yang dibayarkan dalam jumlah konsisten di setiap jangka waktu, tidak melihat instabilitas profit perusahaan. Jenis dividen ini memberikan kestabilan bagi pemilik saham.
 

6. Dividen Bertahap

Dividen bertahap adalah pembayaran dividen yang secara bertahap mengalami peningkatan ataupun penurunan dari periode ke periode. Dengan adanya hal ini perusahaan dapat mengatur pembayaran dividen searah dengan kinerja keuangan dan prospek masa yang akan datang.

7. Dividen Elektronik

Dividen elektronik adalah pembayaran dividen yang diberikan dalam bentuk pembiayaan segera ke akun pemilik saham, bukan berupa cek fisik ataupun transfer bank.
 

8. Dividen Skrip

Dividen skrip adalah jenis dividen ketika perusahaan memberikan hak kepada pemiliki saham untuk menentukan pilihan antara menerima dividen berupa dana tunai atau pemberian saham secara cuma-cuma. 

9. Dividen Penggantian

Dividen penggantian muncul saat perusahaan berhenti beroperasi atau dengan cara menjualnya, dan perusahaan terkait membagikan sebagian atau semua hasil penjualan kepada pemilik saham.

10. Dividen Penuh

Dividen penuh adalah saat perusahaan melakukan pembagian seluruh laba bersihnya dalam bentuk dividen. Namun hal ini jarang terjadi, lantaran perusahaan lazimnya melakukan pertimbangan terkait kebutuhan dana untuk pertumbuhan bisnis dan investasi.

Demikian penjelasan dividen: pengertian, fungsi, dan jenis-jenis. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.

 
Referensi:

Helianthusonfri, Jefferly. 2022. The Dividend Investor: cara untuk selalu cuan dari dividen saham. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.