Gurun: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis-Jenis

Daftar Isi
Gurun merupakan lingkungan alami yang memiliki kondisi iklim yang ekstrem dan kurangnya vegetasi. Walaupun sering kali dianggap sebagai tempat yang ekstrem dan tak bersahabat, namun gurun termasuk rumah bagi sejumlah makhluk hidup yang sudah beradaptasi dengan keadaan lingkungan yang keras.
  

Gurun sering mengalami perubahan suhu yang luar biasa khususnya pada siang dan malam hari. Suhu gurun di siang hari bisa sangat tinggi, sedangkan suhu pada malam hari turun signifikan. Perbedaan suhu ini dikarenakan minimnya kelembapan udara di gurun.

A. Pengertian Gurun

Berikut ini beberapa pengertian gurun menurut para ahli antara lain.
  • Menurut John Wesley Powell, gurun adalah kawasan dengan curah hujan tidak lebih dari 250 milimeter setiap tahun. Pakar ini juga membedakan antara gurun sejati dan gurun semipermanen. Gurun sejati memiliki hamparan pasir dan batu sedangkan gurun semipermanen memiliki sejumlah vegetasi dan tidak selalu tandus.
  • Menurut Desert Research Institute, gurun adalah kawasan dengan rasio penguapan yang tinggi dibandingkan dengan curah hujan yang minim. Rasio tersebut dikenal sebagai rasio Thornthwaite yang digunakan untuk mengukur kekeringan di suatu kawasan.
  • Menurut Donald R. Prothero dan Fred Schwab, gurun adalah daerah yang mendapatkan curah hujan sangat sedikit, karenanya proses erosi lebih banyak dibandingkan dengan proses pengendapan sehingga menghasilkan permukaan berbatu yang kering.
  • Menurut Eugene P. Odum, gurun adalah lingkungan hidup yang kering sekaligus memiliki keterbatasan air yang minim, terlebih lagi hewan dan tumbuhan di gurun memiliki adaptasi yang unik untuk bertahan dalam kondisi ekstrem.
 

B. Ciri-Ciri Gurun

Berikut ini beberapa ciri-ciri gurun antara lain.

1. Curah Hujan Rendah

Ciri utama gurun yakni curah hujan yang begitu rendah. Lazimnya, gurun mendapatkan kurang dari 250 milimeter hujan per tahun, dan ada juga yang mendapatkan jauh lebih sedikit daripada itu. Minimnya air termasuk satu diantara aspek yang paling dominan dalam gurun.

2. Suhu yang Luar Biasa

Gurun kerap kali mengalami fluktuasi suhu yang luar biasa pada waktu siang dan malam. Suhu pada siang hari dapat mencapai level tertinggi, adapun suhu pada malam hari bisa turun secara drastis. Hal ini disebabkan oleh minimnya tumbuhan lantaran salah satu tugasnya untuk mengatur suhu. 

3. Kurangnya Tumbuhan

Tumbuhan di gurun sangat sulit ditemukan dan jarang ada tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan kondisi kering. Namun tumbuhan gurun sering memiliki karakteristik seperti daun kecil atau perubahan lain yang menunjang tumbuhan tersebut untuk bertahan hidup meskipun dengan sedikit air.

4. Tanah Berpasir dan Berbatu

Tanah di gurun lazimnya berpasir dan berbatu. Hal ini menjadikannya sulit untuk menahan air. Air hujan yang turun kerap kali meresap dengan cepat dan menguap karena panas. Maka dari itu, saluran air sering terlihat kering di gurun, kecuali setelah hujan deras.

5. Kawasan Ekologi yang Unik

Walaupun gurun terlihat tanpa adanya kehidupan, namun lingkungan ini merupakan tempat bagi sejumlah flora dan fauna yang sudah beradaptasi dengan kondisi gurun yang ekstrem. Contoh dari hewan yang hidup di gurun ialah kadal, ular, burung hantu, kelinci gurun, dan serangga yang mampu bertahan hidup dengan sedikit air.

6. Pola Angin yang Unik

Pola angin termasuk hal unik yang bisa ditemukan di gurun. Perlu diketahui, di kawasan gurun sering kali terjadi angin kencang yang membawa pasir dan debu, lalu menciptakan sebuah kejadian layaknya badai pasir.

7. Panorama Alam yang Unik

Walaupun kondisinya ekstrem, gurun sering kali memiliki panorama alam yang mengagumkan dan indah. Lanskap bebatuan, gundukan pasir, dan dataran luas yang terbentuk dari erosi termasuk contoh-contoh pemandangan gurun yang mengagumkan.

8. Sumber Daya Alam Terbatas

Lantaran kondisi gurun umumnya ekstrem, sumber daya alam di kawasan tersebut terbatas. Akan tetapi, gurun kerap kali mengandung sumber daya alam layaknya minyak, gas alam, dan mineral yang berharga.
 

9. Risiko Lingkungan

Gurun merupakan lingkungan yang rentan. Adapun aktivitas dari manusia seperti pertambangan, pertanian yang tidak berkesinambungan, dan proyek pembangunan dapat mengancam kelestariannya. Selain itu, ada juga desertifikasi yang merupakan proses perluasan gurun. Proses ini termasuk masalah lingkungan serius yang berhubungan dengan degradasi lahan.

10. Ada Peran Terhadap Keseimbangan Ekologi

Gurun memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi dunia. Lingkungan alamiah ini dapat mengatur pola iklim dan mampu memberikan pengaruh pada ekosistem di seluruh dunia.

C. Jenis-Jenis Gurun

Berikut ini jenis-jenis gurun yang perlu diketahui antara lain.

1. Gurun Pasir

Gurun pasir merupakan satu diantara jenis ekosistem yang paling ekstrem dan kering di dunia. Ekosistem ini termasuk kawasan geografis yang ditandai dengan ketersediaan air yang sedikit untuk mendukung kehidupan flora maupun fauna dalam jumlah yang signifikan. Gurun pasir terbentuk akibat dari sejumlah faktor geologis dan iklim.
 

2. Gurun Batu

Gurun batu merupakan satu diantara jenis gurun yang bisa ditemui di berbagai belahan dunia. Gurun batu juga dikenal sebagai hammada. Gurun jenis ini termasuk lingkungan yang terdiri dari bebatuan dengan sedikit pasir bahkan ada juga tanpa pasir dan tumbuhan.

3. Gurun Garam

Gurun garam merupakan lingkungan alam unik yang terbentuk oleh sedimen garam dan mineral yang larut dalam air, lazimnya di kawasan yang sangat kering. Gurung garam termasuk satu diantara jenis gurun yang paling kering di dunia.

4. Gurun Es

Gurun es merupakan sebuah ekosistem yang mencakup es dan salju yang mendominasi lanskapnya. Jenis gurun ini termasuk lingkungan alam yang begitu eksterm dan unik. Bahkan ada sejumlah gurun es yang terkenal di dunia seperti di Greenland, Antarktika, dan sejumlah gurun es kecil di pegunungan tinggi. Namun, ekosistem ini juga rawan terhadap perubahan iklim dewasa ini tentunya perlu pemahaman dan perlindungan yang lebih lanjut mengenai gurun es.

5. Gurun Tropis

Gurun tropis merupakan lingkungan alam yang memiliki karakteristik khas dan terdapat di kawasan tropis di seluruh dunia. Lingkungan alam ini memiliki suhu rata-rata tahunan tinggi dan curah hujan yang relatif rendah. Adapun gurun tropis memiliki beberapa ciri khusus yang membedakannya dari gurun-gurun lainnya, layaknya gurun subtropis maupun gurun dingin.

6. Gurun Pantai

Gurun pantai merupakan sebuah ekosistem yang unik dan lazimnya berada di perbatasan antara daratan dan laut. Ekosistem ini termasuk kawasan yang terkena oleh gelombang, pasang surut, dan kerap kali memiliki keadaan lingkungan yang ekstrem.  Gurun pantai umumnya ditemui di kawasan pesisir.
 
Demikian penjelasan tentang gurun: pengertian, ciri-ciri, dan jenis-jenis. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.

Referensi:
 
T., Fajar. 2023. Mengenal Fenomena Alam. Penebar Swadaya Grup. Jakarta.