Barang Publik: Pengertian, Sifat, dan Manfaat
Daftar Isi
Barang Publik adalah jenis barang atau layanan yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Barang publik memiliki dua ciri utama, yaitu tidak dapat dikecualikan dan tidak mengalami pengurangan manfaat ketika dikonsumsi oleh orang lain. Beberapa contoh barang publik yang familiar adalah jalan raya, taman umum, dan sistem pertahanan nasional.
Pasar memiliki keterbatasan dalam mengalokasikan barang publik secara efisien. Oleh karena itu, campur tangan pemerintah sering kali dibutuhkan untuk memastikan penyediaan barang publik yang optima. Hal ini disebabkan oleh karakteristik unik barang publik dan kurangnya motivasi sektor swasta untuk memproduksinya.
A. Pengertian Barang Publik
Berikut ini beberapa pengertian barang publik menurut para ahli antara lain.- Menurut Richard Musgrave, barang publik adalah jenis barang yang diciptakan dan ditawarkan oleh sektor publik dengan memanfaatkan dana yang berasal dari pajak atau sumber pendanaan publik lainnya.
- Menurut Francis M. Cornford, barang publik adalah barang atau jasa yang memegang peranan penting dalam mencapai kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, sehingga pengelolaan atau penyediaannya harus dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan umum.
- Menurut Joseph Stiglitz, barang publik adalah jenis barang atau layanan yang tidak dapat dipasok secara efisien oleh sektor swasta akibat adanya kegagalan pasar seperti keterbatasan informasi maupun pengaruh eksternal.
- Menurut Paul A. Samuelson, barang publik adalah barang yang konsumsinya bersifat kolektif, di mana satu konsumen tidak dapat menikmati manfaatnya tanpa melibatkan konsumen lain, dan tidak memungkinkan untuk mengecualikan konsumen tertentu dari manfaatnya.
- Menurut Nicholas Henry, barang publik adalah barang atau layanan yang dimiliki bersama oleh masyarakat dan ditangani oleh pemerintah atau lembaga publik demi kebaikan bersama.
B. Sifat Barang Publik
Berikut ini beberapa sifat dari barang publik antara lain.1. Non-Eksklusif
Ketidakmampuan untuk membatasi akses terhadap barang publik merupakan konsekuensi dari sifat non-eksklusifnya. Dengan kata lain, konsumsi individu terhadap barang tersebut tidak berdampak pada aksesibilitas orang lain terhadap barang yang sama. Salah satu contoh barang publik non-eksklusif adalah lampu jalan yang dapat dimanfaatkan oleh semua orang tanpa terkecuali. Penggunaan lampu jalan oleh satu orang tidak akan mengurangi pencahayaan bagi orang lain yang berjalan di sekitarnya.2. Non-Rival
Penggunaan barang oleh satu individu tidak memengaruhi kemampuan individu lain untuk menggunakan barang yang sama dalam jumlah ataupun kualitas yang sama, inilah yang dimaksud dengan sifat non-rival. Secara sederhana, penggunaan barang tersebut oleh satu orang tidak mengurangi manfaat yang dapat dinikmati orang lain. Sifat non-rival dapat dilihat dengan jelas pada pertahanan nasional. Negara yang mengutamakan pertahanan secara otomatis memberikan rasa aman kepada seluruh rakyatnya.3. Non-Excludable
Barang dengan sifat non-excludable tidak dapat dikontrol penggunaannya, sehingga individu yang tidak membayar pun dapat memanfaatkannya. Sulitnya membatasi akses bagi pengguna yang tidak membayar menjadi kendala bagi penyedia layanan dalam menerapkan sistem pembayaran. Televisi publik dapat dijadikan sebagai ilustrasi yang tepat untuk memahami konsep tersebut. Walaupun stasiun televisi menerapkan sistem berbayar, penonton masih bisa menikmati siaran tanpa mengeluarkan uang.4. Tidak Lengkapnya Pasar
Mekanisme pasar tidak mampu menyediakan dan mengalokasikan barang publik dengan optimal dikarenakan sifat barang publik yang tidak dapat dikecualikan serta tidak mengalami pengurangan manfaat saat dikonsumsi bersama. Di sistem pasar yang ideal, harga berfungsi sebagai indikator biaya produksi dan konsumsi barang, serta berperan dalam mengatur alokasi barang di antara konsumen. Walaupun begitu, mekanisme pasar tidak dapat bekerja secara optimal tanpa adanya solusi yang efektif untuk membebankan biaya kepada individu maupun membatasi akses ke barang publik.C. Manfaat Barang Publik
Berikut ini beberapa manfaat dari barang publik antara lain.1. Memiliki Akses Tanpa Terkecuali
Akses tanpa terkecuali merupakan ciri khas barang publik, menjadikannya bermanfaat bagi seluruh anggota masyarakat. Jalan raya, taman, dan udara bersih merupakan contoh nyata dari barang publik yang dapat dinikmati oleh semua orang. Dengan adanya barang publik, semua orang memiliki kesempatan yang untuk menikmati kebutuhan pokok sehingga kesenjangan ekonomi dan sosial dapat dikurangi.2. Meminimalisir Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
Keberadaan barang publik berkontribusi dalam meminimalisir kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat. Contohnya, layanan kesehatan publik dan pendidikan dasar yang murah maupun gratis dapat dinikmati oleh semua orang, termasuk para individu yang memiliki keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, anak-anal dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan berkualitas dan layanan kesehatan yang memadai sehingga membuka peluang untuk memutus rantai kemiskinan.3. Mendorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Ketersediaan barang publik secara langsung mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah perlu memprioritaskan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan sistem transportasi umum untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, menekan biaya transportasi, dan meningkatkan produktivitas. Adapun keberadaan taman dan ruang hijau sebagai barang publik memiliki banyak manfaat. Selain meningkatkan kualitas lingkungan hidup, taman maupun ruang hijau juga menyediakan ruang rekreasi dan menunjang kesehatan mental serta fisik masyarakat.4. Menciptakan Stabilitas dan Keamanan
Barang publik meliputi layanan keamanan dan pertahanan yang berperan penting dalam menciptakan stabilitas serta keamanan bagi seluruh rakyat. Contoh barang publik yang penting adalah kepolisian dan militer yang bertugas melindungi masyarakat dari berbagai ancaman baik dari dalam maupun luar negeri. Dengan terjaminnya keamanan, masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, selanjutnya mendukung terciptanya iklim investasi yang ideal dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.5. Mendorong Laju Pertumbuhan Ekonomi
Investasi pada barang publik berperan penting dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan dapat diraih dengan membangun infrastruktur yang handal, seperti jalan, jembatan, dan pelabuhan. Hal ini akan mempermudah mobilitas barang dan jasa. Selain itu, akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan publik yang berkualitas merupakan landasan penting dalam mewujudkan sumber daya manusia yang cakap serta inovatif, sehingga mampu berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa.6. Mengurangi Dampak Buruk yang Disebabkan oleh Kegiatan Tertentu
Kehadiran barang publik dapat mengurangi dampak buruk yang diakibatkan oleh kegiatan tertentu. Dalam hal ini, regulasi lingkungan dan penyediaan layanan kesehatan bagi masyarakay merupakan contoh nyata yang dapat diamati. Penerapan regulasi lingkungan membantu dalam meminimalkan polusi udara dan air, sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Dampak positif dari layanan kesehatan masyarakat adalah terhambatnya penyebaran penyakit menular, selanjutnya memberikan manfaat bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan.7. Mewujudkan Kehidupan yang Lebih Berkualitas
Barang publik berperan penting dalam mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas bagi masyarakat. Tersedianya akses pendidikan, kesehatan, keamanan, dan infrastruktur yang baik memungkinkan masyarakat untuk menjalani hidup yang lebih nyaman serta produktif. Masyarakat dapat memanfaatkan ruang publik, seperti taman dan perpustakaan untuk memperkuat interaksi sosial, memperluas wawasan, dan mencapai pengembangan diri secara intelektual.Demikian penjelasan tentang barang publik: pengertian, sifat, dan manfaat. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.
Referensi:
Case, Karl E., Fair, Ray C. 2007. Prinsip-Prinsip Ekonomi Edisi Kedelapan. Penerbit Erlangga. Jakarta.
