Ergonomi: Pengertian, Tujuan, dan Prinsip
Daftar Isi
Ergonomi merupakan bidang ilmu yang mengoptimalkan desain agar sesuai dengan kemampuan maupun batasan manusia demi meningkatkan kesejahteraan dan kinerja sistem. Pendekatan ergonomi berfokus pada penciptaan keseimbangan antara manusia dan lingkungan kerjanya, demi mencapai performa yang optimal.
Penerapan prinsip-prinsip ergonomi telah banyak diadopsi oleh perusahaan-perusahaan ternama di dunia. Hal ini menghasilkan peningkatan profitabilitas dan loyalitas karyawan. Ergonomi menjadi ilmu penting dalam desain produk, tempat kerja, dan sistem. Tujuannya ialah meningkatkan kesehatan dan keamanan pengguna serta meminimalkan kelelahan.
A. Pengertian Ergonomi
Berikut ini beberapa pengertian ergonomi menurut para ahli antara lain.- Menurut Grandjean, ergonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana manusia berinteraksi dengan pekerjaannya, peralatannya, dan lingkungan kerjanya untuk mencapai efisiensi maupun kenyamanan.
- Menurut Chapanis, ergonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merancang sistem, seperti alat, mesin, dan teknologi lainnya agar mudah digunakan serta aman bagi manusia.
- Menurut McCormick dan Sanders, ergonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang desain peralatan maupun tempat kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan fisik manusia.
- Menurut Murrell, ergonomi adalah disiplin ilmu yang mengintegrasikan pengetahuan ilmiah tentang manusia dengan desain alat, mesin, dan sistem kerja untuk mencapai kenyamanan maupun keamanan pengguna.
- Menurut Wilson dan Corlett, ergonomi adalah ilmu yang mempelajari desain sistem kerja yang sesuai dengan kemampuan dan keterbatasan manusia untuk meningkatkan produktivitas.
B. Tujuan Ergonomi
Berikut ini beberapa tujuan dari ergonomi antara lain.1. Meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Ergonomi hadir sebagai solusi untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman bagi para pekerja. Upaya tersebut diwujudkan melalui perancangan alat, perlengkapan, dan lingkungan kerja yang sesuai dengan kebutuhan maupun kemampuan manusia. Dengan demikian, kesehatan dan keselamatan kerja para pekerja dapat terjaga.2. Meningkatkan Kenyamanan Kerja
Ergonomi hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kenyamanan pekerja dalam menjalankan tugasnya. Peningkatan kenyamanan, keamanan, dan produktivitas pekerja dapat diraih melalui penyesuaian peralatan dan lingkungan kerja. Dengan demikian, rasa lelah dan ketidaknyamanan dapat diminimalisir selanjutnya meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja.3. Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas
Ergonomi berperan penting dalam menyusun proses dan sistem kerja yang optimal dan terstruktur. Terdapat banyak hal yang bisa dilakukan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini meliputi tindakan dalam mengurangi gerakan yang tak perlu, meningkatkan tata letak tempat kerja, dan menyediakan aksesibilitas beserta kemudahan penggunaan alat maupun peralatan.4. Meningkatkan Kualitas Kerja
Ergonomi membantu pekerja mencapai kinerja yang lebih baik dan konsistensi yang lebih tinggi. Dengan meminimalisir faktor-faktor yang mengganggu fokus dan konsentrasi, pekerja dapat menghasilkan karya terbaiknya. Penerapan ergonomi menghasilkan produk dengan kualitas lebih tinggi dan tingkat kesalahan yang lebih rendah.5. Meningkatkan Kepuasan Kerja
Ergonomi membantu dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan efisien, sehingga meningkatkan kepuasan kerja. Rasa nyaman dan terbebas dari beban fisik yang berat merupakan faktor pendorong utama bagi pekerja untuk mencapai kepuasan kerja yang tinggi. Pekerja yang puas dengan pekerjaannya cenderung untuk lebih loyal dan ingin terus bekerja di perusahaan.C. Prinsip Ergonomi
Berikut ini beberapa prinsip dari ergonomi antara lain.1. Prinsip Kesesuaian Tugas dan Alat
Prinsip ini mewajibkan pemilihan alat maupun perlengkapan kerja yang tepat dan sesuai dengan karakteristik tugas yang dilakukan oleh pekerja. Rancangan alat kerja haruslah berfokus pada kemudahan penggunaan dan meminimalkan risiko kelelahan atau cedera bagi pekerja agar tercapai efisiensi kerja. Contohnya, desain kursi dan meja yang dapat disesuaikan tingginya. Hal ini dapat membantu dalam menjaga postur tubuh pengguna yang baik dan mencegah masalah punggung maupun leher.2. Prinsip Kenyamanan dan Kesehatan Kerja
Desain lingkungan kerja yang nyaman dan sehat merupakan faktor penting untuk menjaga kesehatan maupun produktivitas pekerja. Perancang lingkungan kerja perlu mempertimbangkan aspek-aspek seperti suhu, pencahayaan, kebisingan, dan kualitas udara untuk menciptakan suasana kerja yang ideal bagi pekerja. Suasana yang mendukung dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kinerja. Misalnya, pencahayaan yang cukup membantu dalam mencegah kelelahan mata sedangkan keheningan yang terjaga membantu dalam meredakan gangguan maupun stres.3. Prinsip Postur dan Gerakan
Menerapkan prinsip postur tubuh dan gerakan yang benar saat bekerja menghindarkan diri dari berbagai masalah kesehatan. Risiko cedera otot dan tulang meningkat pada posisi kerja yang buruk. Sosialisasi mengenai postur tubuh dan peregangan harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya menjaga kesehatan saat bekerja.4. Prinsip Pengurangan Beban Kerja
Bekerja dengan intensitas tinggi dapat mengakibatkan tubuh kekurangan energi dan stamina, yang berakibat pada penurunan produktivitas. Dengan menerapkan strategi yang tepat, beban kerja dapat didistribusikan secara merata dan disesuaikan dengan kemampuan pekerja. Salah satu contoh penerapan prinsip ini adalah penggunaan mesin pengangkat untuk membantu pekerja dalam memindahkan benda berat.5. Prinsip Pengalaman Pengguna yang Baik
Pengalaman pengguna yang baik haruslah sederhana dan mudah diakses oleh semua orang. Mesin dan perangkat lunak harus memiliki kontrol yang jelas dan mudah diakses untuk pengoperasian. Upaya ini bertujuan untuk meminimalisir kesalahan pengguna dan meningkatkan ketepatan dalam menyelesaikan tugas. Misalnya, ikon yang diterjemahkan dengan jelas dan konsisten pada perangkat lunak membantu pengguna menerjemahkan bahasa dengan mudah.6. Prinsip Penyesuaian Lingkungan Kerja
Penyesuaian lingkungan kerja terhadap kebutuhan individu dapat meningkatkan produktivitas, motivasi, dan kesejahteraan. Hal ini merujuk pada aspek-aspek pengaturan tempat kerja, seperti kursi yang dapat diatur ketinggiannya, meja yang dapat disesuaikan sudutnya, dan peralatan yang ergonomis. Tak hanya pengaturan tempat kerja, faktor-faktor seperti pencahayaan, suhu, dan kebisingan juga memegang peranan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman serta produktif. Gunakan kursi kerja yang dapat diatur ketinggiannya dan memiliki sandaran punggung yang baik untuk mencegah cedera punggung bawah saat bekerja.7. Prinsip Pengembangan Sistem yang Ergonomis
Memasukkan prinsip-prinsip ergonomi sejak dini dalam proses pengembangan sistem, dari tahap desain hingga implementasi akan menghasilkan sistem yang mudah digunakan, efisien, dan nyaman bagi penggunanya. Dengan mempertimbangkan aspek-aspek ergonomi, sistem ini dirancang untuk mendukung kinerja manusia secara optimal. Pengguna berperan aktif dalam proses desain, pengujian prototipe, dan evaluasi umpan balik untuk menghasilkan sistem yang sesuai kebutuhannya. Dengan demikian, tercapailah keselarasan antara produk atau sistem yang dihasilkan dengan kebutuhan pengguna.8. Prinsip Pendidikan dan Pelatihan Ergonomi
Meningkatkan kesadaran pekerja terhadap ergonomi dapat dicapai melalui pendidikan dan pelatihan. Hal ini berkaitan dengan edukasi mengenai pentingnya postur yang baik, teknik kerja yang benar, dan pemanfaatan alat bantu yang tepat. Pelatihan terkait membantu dalam meningkatkan kesehatan dan keselamatan pekerja, serta mendorong produktivitas. Misalnya, pelatihan tentang postur tubuh yang benar saat melakukan aktivitas fisik dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan otot.9. Prinsip Evaluasi dan Peningkatan Berkelanjutan
Evaluasi berkala terhadap desain dan praktik kerja penting untuk dilakukan. Hal ini akan memastikan keefektifan ergonomi dan kesesuaiannya dengan kemajuan teknologi maupun kebutuhan pekerja. Proses ini terdiri dari pengumpulan data, analisis, dan penerapan solusi berdasarkan hasil evaluasi. Pendekatan ini memungkinkan sistem kerja untuk terus berkembang dan beradaptasi, demi meningkatkan kesejahteraan maupun kinerja pekerja.Demikian penjelasan tentang ergonomi: pengertian, tujuan, dan, prinsip. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.
Referensi:
Hutabarat, Julianus. 2017. Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi. Media Nusa Creative. Malang.
